Newsletter

Suka Dengan artikel Di blog Ini, Masukkan alamat Email Anda Di Bawah Ini Untuk berlangganan artikel Blog Ini GRATISS...!!

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Followers

Popular posts

Banner Musuh

Photobucket
(SYMOI) gubuk blekenyek cooltext433177153
http://borneoblogger.com/
logo Paddi Blog

Your Banner Here. .!!

Jenis-Jenis Kunci Dalam Dalam Relation Database

http://www.yiiframework.com/tutorial/image?type=guide&version=1.0&lang=id&file=er.pngMenurut para ahli, kunci (key) hanya memiliki satu makna dalam teori relasional itu adalah kumpulan dari satu atau lebih kolom yang nilai-nilai gabungan unik di antara semua kejadian dalam tabel tertentu. Utama adalah sarana relasional menetapkan keunikan. Kunci adalah satu atau lebih atribut yang menentukan atribut lainnya atau antara atribut lain saling berkaitan.

Dalam metode relasional, ada 6 kunci yang di kenal yang akan di jelas sebagai berikut.

1.            Candidat key.
Candidate Key (kunci calon) adalah salah satu rangkaian yang mempunyai nilai unik untuk membedakan atau mengidentifikasi  nilai-nilai kombinasi yang unik diantara semua kejadian yang spesifik dari entetitas. Candidat key ini tidak boleh berisi atribut dari tabel yang lain. kombinasi dari atribut yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi secara unik rekor database tanpa data apapun yang asing. Setiap tabel dapat memiliki satu atau lebih candidate key.
Contoh:
File pegawai berisi attribute
Ø  no induk
Ø  No ktp
Ø  Nama
Ø  Tempat lahir
Ø  Tanggal lahir
Ø  Alamat
Ø  Kota

Kunci kandidat disini adalah:
Ø  No induk
Ø  No ktp
JENIS-JENIS KUNCI DALAM DALAM RELATION DATABASE
2.            Primary Key (kunci utama)
Primary Key (kunci utama) adalah atribut Merupakan candidate key yang telah dipilih untuk mengidentifikasi setiap record secara unik. Primary key harus merupakan field yang benar-benar unik dan tidak boleh ada nilai NULL. Pengertian lainya Primary Key adalah suatu nilai dalam basis data yang digunakan untuk mengidentifikasi suatu baris dalam table. Primary key, salah satu atrribut dari candidat key dapat dipilih menjadi primary key dengan 3 kriteria sbb :
Ø  Key tersebut lebih natural untuk dijadikan acuan
Ø  Key tersebut lebih sederhana
Ø  Key tersebut cukup uniqe
database tanpa data apapun yang asing. Setiap tabel dapat memiliki satu atau lebih candidate key.
Contoh:
File pegawai berisi attribute
Ø  no induk
Ø  No ktp
Ø  Nama
Ø  Tempat lahir
Ø  Tanggal lahir
Ø  Alamat
Ø  Kota
No induk dan no ktp adalah kunci calon (Candidate Key) dan untuk kunci utama (primary key) adalah salah satu yang dipilih dari kunci calon. Misalnya No. induk di jadikan primary key, maka primary key nya adalah no induk.

3.      Alternate Key (Kunci Alternatif)
Alternate key Adalah candidate key yang tidak terpilih. Misal : dalam suatu entity terdapat dua field yang bisa dijadikan sebagai kunci. Sementara yang boleh dijadikan kunci hanya satu, maka anda harus memilih salah satu. Field yang anda pilih, disebut primary key, sedangkan field yang tidak dipilih disebut dengan alternate key.
Contoh:
File pegawai berisi attribute
Ø  no induk
Ø  No ktp
Ø  Nama
Ø  Tempat lahir
Ø  Tanggal lahir
Ø  Alamat
Ø  Kota
No induk dan no ktp adalah kunci calon (Candidate Key) dan untuk kunci utama (primary key) adalah salah satu yang dipilih dari kunci calon. Misalnya No. induk di jadikan primary key, maka primary key nya adalah no induk. Dan untuk no ktp menjadi alternate key.

4.            Foreign Key (kunci Tamu)
Jika sebuah primary key terhubungan ke table/entity lain, maka keberadaan primary key pada entity tersebut di sebut sebagai foreign key. Foreign key adalah Sebuah kumpulan field dalam satu relasi yang digunakan untuk me“refer” (menunjuk) ke suatu baris (tuple) pada relasi yang lain (harus berkorespondensi dengan primary key pada relasi yang kedua), seperti: ‘logical pointer’. Sedangkan hubungan antara keduanya (primary key dan foreign key) di jelaskan sebagai berikut,“Primary Key” adalah field kunci / utama dari suatu tabel yang menunjukkan bahwa field yang menjadi kunci tersebut tidak bisa diisi dengan data yang sama, atau dengan kata lain Primary key menjadikan tiap record memiliki identitas sendiri-sendiri yang membedakan satu sama lainnya (unik).“Foreign key” adalah satu attribute yang melengkapi satu relationship yang menunjukan ke induknya, dengan kata lain keduanya saling berkaitan. Perhatikan gambar berikut.
JENIS-JENIS KUNCI DALAM DALAM RELATION DATABASE
Pada gambar diatas, nim pada table mhs adalah primary key. Sedangkan primary key pada table matkul adalah id_matkul. Lalu id_matkul menempel pada table mhs yang kita sebut sebagai foreign key.
Biasanya saya menyebut table yang berisi foreign key sebagai table anak karena table tersebut mengait pada table lain. Sedangkan table yang terkait saya sebut sebagai table induk. Pada contoh table di atas, mhs sebagai table anak sedangkan matkul sebagai table induk

5.            Composite key
Dalam desain database, composite key adalah kunci yang terdiri dari 2 atau lebih atribut yang secara unik mengidentifikasi suatu kejadian entitas. Setiap atribut yang membentuk kunci senyawa adalah kunci sederhana dalam haknya sendiri.
Hal ini sering bingung dengan kunci composite, meskipun ini juga merupakan kunci yang terdiri dari 2 atau lebih atribut yang secara unik mengidentifikasi suatu kejadian, setidaknya satu atribut yang membentuk kunci komposit bukanlah kunci sederhana.
Contohnya, suatu entitas yang mewakili masing-masing modul siswa hadir di Universitas. entitas ini memiliki nim dan kode_matakuliah sebagai kunci utama. Setiap atribut yang membentuk kunci utama adalah kunci sederhana karena masing-masing merupakan referensi unik ketika mengidentifikasi siswa dalam satu kasus dan modul yang lain.
Sebaliknya, dengan menggunakan contoh yang sama, bayangkan kita mengidentifikasi seorang mahasiswa oleh NamaBelakang + NamaDepan mereka. Di tabel siswa tersebut pada modul kunci utama yaitu NamaDepan + NamaBelakang + kode_matakuliah. Karena NamaBelakang + NamaDepan merupakan referensi unik untuk mahasiswa, itu bukanlah sebuah kunci sederhana, itu adalah kombinasi dari atribut yang digunakan untuk secara unik mengidentifikasi seorang mahasiswa. Oleh karena itu kunci utama untuk entitas ini adalah kunci komposit.
Tidak ada pembatasan diterapkan pada atribut tentang (awal) kepemilikan mereka dalam model data. Ini berarti bahwa setiap satu, tidak ada, atau semua, dari beberapa atribut dalam kunci senyawa dapat menjadi kunci asing. Memang, kunci asing mungkin sendiri menjadi kunci majemuk.

6.            Sekunder key
Sekunder key adalah sebuah atribut atau kombinasi yang digunakan hanya untuk tujuan pengambilan data.

6 Makna Pesan Eror dalam Akses Internet

Posted by Fatkhan
HTTP 403 Forbidden - Windows Internet Explorer - The website declined to show this webpage 

Sering Kali ketika kita sedang Asyik Browsing dan Berinternet Ria muncul pesan Eror yang tidak kita kehendaki.Sebenarnya Hal tersebut masih di kategorikan Wajar Karena di pengaruhi Oleh Beberapa Faktor.Anda Harus Tahu apa penyebab dan makna pesan Eror tersebut.Berikut merupakan Faktor-faktor dan Makna pesan Eror ketika kita mengakses Internet.

500 – Internal Server Error
Pesan error di atas diartikan sebagai adanya masalah atau kesalahan dalam server internal situs sehingga Anda tidak bisa mengakses situs yang bersangkutan, selama administrator situs belum memperbaiki pesan kesalaahan tersebut.

404 - Not Found
Anda beberapa hal yang menyebabkan tampilnya pesan kesalahan di atas :

  • Data di database sebelumnya sudah ada, namun sudah dihapus atau dihilangkan dari database server.
  • Terjadi gangguan akses Internet atau down
  • Jika akses Internet tetap gagal, maka kemungkinan halaman tersebut memang tidak ada
  • Terjadi kesalahan penulisan alamat URL
400 - Bad Request
Pesan kesalahan tersebut dialami oleh server yang tidak bisa mengerti perintah dari client. Penyebabnya pada umumnya berupa kesalahan script coding di server, sehingga hanya administrator server-lah yang bisa mengatasinya.

403 - Forbidden

Pesan kesalahan tersebut memiliki dua alasan :
  • Menandakan bahwa halaman situs tidak adapat diakses karena telah diatur demikian dalam servernya.
  • Owner atau pemilik situs belum membayar sewa hosting ke perusahaan pemilik server, sehingga terjadi pemblokiran dari pihak perusahaan server.
408 - Request Timeout
Pesan ini memiliki alasan bahwa timer atau waktu untuk mengakses situs telah habis. Hal tersebut disebabkan oleh kecepatan akses Internet yang cukup lambat, dan server biasanya memiliki timer atau batas waktu tertentu dalam pengaksesan data dalam database-nya.

401 - Unauthorized

Pesan kesalahan tersebut artinya user tidak memiliki otoritas atau izin untuk mengakses halaman web tersebut. Biasanya situs diberi pengaman username dan password, sehingga Anda harus mengerti username dan password situs tersebut.

Hosting dan pengertiannya

Selasa, 23 Juli 2013
Posted by Fatkhan
hosting dan pengertiannyaHosting merupakan tempat penyimpanan dokumen atau file-file web yang bisa diakses 24 jam nonstop. Jadi sebenarnya hosting adalah space yang kita gunakan untuk menyimpan file-file website. Hosting merupakan harddisk seperti pada computer bisaa, hanya yang membedakan computer tersebut dipersiapkan sebagai hosting dan terkoneksi dengan internet dan hidup 24 jam tanpa mati, karena jika server mati maka halaman kita tidak akan bisa diakses.
Berikut ini hal – hal yang harus diperhatikan dalam memilih hosting :
  • Kapasitas / Space
Kapasitas merupakan besarnya space harddisk yang akan kita sewa guna menyimpan file-file yang kita butuhkan. Bisaanya terdiri dari 10MB, 50MB,200MB,dll. Setiap hosting mempunyai aturan yang berbeda-beda mengenai besarnya kapasitas yang disewakan, semakin besar space yang digunakan semakin mahal kita harus bayar sewanya.
  • Teknologi yang digunakan
Teknologi server hosting yang digunakan. Server yang digunakan Linux atau Windows, dan jika anda membuat file PHP apakah hostingnya mendukung file PHP? Demikian juga apabila anda membuat web menggunakan ASP, JSP, Perl, Python, dan Ruby apakah hostingnya mendukung? Karena itu anda harus teliti sebelum membeli, tanyakan langsung pada perusahaan hosting yang ingin anda beli. Jangan sampai anda membuat website dengan PHP tetapi anda membeli hosting yang tidak mendukung PHP. Versi PHP juga perlu diperhatikan terutama jika anda menggunakan CMS karena ada beberapa CMS yang membutuhkan versi PHP yang lebih tinggi.
  • Support yang diberikan
Support merupakan hal yang tak kalah pentingnya, karena jika anda mengalami kesulitan ke support inilah anda nanti akan bertanya. Cari dukungan support yang siap online membantu anda dalam 24 jam. Sehingga ketika anda mengalami kesulitan anda bisa langsung tanyakan dan segera bisa mendapatkan jawaban tidak menunggu berlarut-larut.
  • Database yang digunakan
Database merupakan hal penting terutama jika website anda adalah website dinamis. Cek juga jenis database eyang disediakan MySQl,PostGree SQl, Microsoft Access, dll. Cek juga ketersediaan Database yang bisa digunakan 1,2 atau tak terhingga.
  • Backup dan Restore
Tanyakan juga untuk backup nya apakah secara otomatis atau harus kita lakukan secara manual. Karena bisaanya perusahaan hosting tidak mau tahu ketika website kita terkena virus dan harus dibersihkan sementara backup otomatis tidak berjalan. Jika begitu kita bisa kehilangan data-data penting kita.
  • Bandwith
Merupakan besarnya data transfer dalam sebulan. Sebagai contoh begini misalnya. Apabila sebuah perusahaan hosting menyediakan bandwith 1GB sebulan. Maka apabila anda memiliki sebuah file HTML dengan ukuran 40kb (sudah termasuk images, audio grafik dll untuk menampilkan 1 halaman web page anda) dan pengunjung website anda perhari sekitar 100 orang, maka anda menghabiskan bandwith perhari: 40kb x 100orang = 4000kb =4MB. Perbulan: 4MB x 31 = 124MB, apabila anda memiliki 5 halaman maka: 124MB x 5 = 620MB. Maka bandwith yang disediakan perusahaan hosting tersebut sisa karena yang mereka sediakan adalah 1GB tetapi jika pengunjung website kita semakin banyak bisa jadi bandwith 1GB kurang karena bisaanya semakin lama dan semakin banyak informasi yang ditampilkan menjadikan website semakin sering dikunjungi orang. Jika bandwith yang diberikan (1GB) kurang atau sudah habis digunakan (dalam 1 bulan) maka website kita tidak bisa dibuka lagi sampai menunggu 1 bulan. Jadi perhatikan bandwith yang disediakan dengan ukuran file HTML anda, apabila pengunjung website anda semakin banyak tentu saja bandwithnya juga akan semakin besar. Tetapi jangan kuatir karena bandwith itu selalu direset 1 bulan sekali, setelah habis akan kembali ke nol lagi begitu seterusnya, dan reset bandwith secara otomatis dilakukan dalam satu bulan.
Tipe-Tipe hosting :
  • Free Hosting
Hosting ini merupakan hosting yang disediakan secara gratis dan bisa digunakan oleh siapa saja. Proses registrasi dibutuhkan konfirmasi melalui email sehingga membutuhkan email aktif dan bisa dibuka untuk menggunakan hosting ini.
  • Virtual (shared) Hosting
Dimana didalam satu server terdapat banyak hosting (salah satunya milik anda) dan terdapat banyak domain. Biasanya hosting yang satu ini yang paling banyak digunakan, biayanya juga lebih murah.
  • Virtual Private Hosting
Menyewa server khusus untuk pribadi anda sendiri jadi seolah-olah anda mempunyai komputer server sendiri sama seperti Virtual Shared Hosting bedanya karena ini server anda sendiri untuk kapasitas harddisknya tidak terbatas dan bandwith yang anda gunakan juga tidak terbatas. Tidak memerlukan tenaga ahli khusus untuk merawatnya.
  • Dedicated Hosting
Dedicated Hosting mempunyai harga yang mahal. Karena anda memiliki server sendiri dan dalam satu server tersebut hanya ada satu hosting dan domain milik anda. Anda memerlukan tenaga ahli untuk merawatnya
  • Collocated Hosting
Collocated Hosting sama seperti memiliki server sendiri dikantor / rumah anda, tetapi pada Collocated Hosting servernya terletak diperusahaan hosting dan mereka yang merawatnya.

Firewall dan Apakah Firewall itu ?

Posted by Fatkhan
KARAKTERISRIK FIREWALL

    Firewall dan Apakah Firewall itu (part 2), KARAKTERISRIK FIREWALL, Service control, Direction control, User control,Behavior control,  Packet Filter Router, Application-Level Gateway
  1. Selalu hubungan/kegiatan dari dalam ke luar, harus melewati firewall. Hal ini dapat dilakukan dengan cara memblok/membatasi baik secara fisik semua akses terhadap jaringan lokal, kecuali melawati firewall. Banyak sekali bentuk jaringan yang memungkinkan.
  2. Hanya kegitan yang terdaftar/dikenl yang dapat melewati/melakukan hubungan, hal ini dapat  dilakukan dengan mengatur policy pada konfigurasi keaman lokal. Banyak sekali jenis firewall yang dapat dipilih sekaligus berbagai jenis policy yang ditawarkan.
  3. Firewall itu sendiri haruslah kebal atau relatif kuat terhadap serangan/kelemahan. Hal ini berarti penggunaan sistem yang dapat dipercaya dan dengan operating system yang relatif aman.
TEKNIK YANG DIGUNAKAN OLEH  FIREWALL
  1. Service control (kendali terhadap layanan). Berdasarkan tipe-tipe layanan yagn digunakan di internet dan boleh diakses baik untuk kedalam ataupun keluar firewall. Biasanya firewall mecek no. IP address dan juga nomor port yang digunakan baik pada portokol TCP dan UDP, bahkan bisa dilengkapi software untuk proxy yang menerima dan menterjemahkannya. Bahkan bisa jadi software pada server itu  sendiri, seperti layanan untuk web ataupun mail.
  2. Direction control (kendali terhadap arah). Berdasarkan arah dari berbagai permintaan (request) terhadap layanan yang akan dikenali dan dizinkan melewati firewall.
  3. User control ( kendali terhadap pengguna). Berdasarkan pengguna/user untuk dapat menjalankan suatu layanan, artinya ada user yang dapat dan ada yang tidak dapat menjalankan suatu servis, hal ini dikarenakan user tersebut tidak di izinkan untuk melewati firewall. Biasanya digunakan untuk mebatasi user dari jaringan lokal untuk mengakses keluar, tetapi juga di terapkan untuk membatasi terhadap pengguna dari luar.
  4. Behavior control (kendali terhadap perlakuan). Berdasarkan seberapa banyak layanan itu digunakan. Misal, firewall dapat memfilter email untuk menanggulangi/mencegah spam.
TIPE-TIPE FIREWALL

1. Packet Filter Router
Packet filtering diaplikasikan dengan cara mengatur semua paket IP baik yang menuju, melewati atau akan dituju oleh packet terdebut. Pada tipe ini packet tersebut akan diatur apkah akan di terima  dan diteruskan, atau di blok. Penyaringan paket ini di konfigurasi untuk menyaring packet yang akan di transfer secara dua arah (baik daria atau ke jaringan lokal). Aturan penyaringan didasarkan pada header, termasuk juga alamat awal (IP) da alamat tujuan(IP), protokol transport yang digunakan (UDP,CP), serta nomor port yang digunkan. 
Kelebihan dari tipe ini adalah mudah untuk di implementasiakn, tranparan untuk pemakai, dan lebih cepat.
Adapun kelemahannya adalah cukup rumitnya untuk menyetting paket akan difilter secara tepat, serta lemah dalam hal authentikasi. Adpaun serangan yang dapat terjadi pada firewall dengan tipe ini adalh:
IP address spoofing : intruder (penyusup) dari luar dapat melakukan ini dengan cara menyertakan/menggunkan ip address jaringan lokal yang telah diizinkan untuk melalui firewall.
Source routing attacks : tipe ini tidak menganalisa routing sumbet IO, sehingga memungkinkan untuk Membypass firewall.
Tiny Fragment attacks : intruder (penyusup) membagi IP kedalam bagian-bagian (fragment) yang lebih kecil dan memaksa terbaginya informasi mengenai TCP header. Serangan jenis ini di design untuk menipu aturan penyaringan yang bergantung kepada informasi TCp header. Penyerang berharap hanya bagian (fragment) pertama saja yang akan bisa lewat dengan bebas. Hal ini dapat ditanggulangi dengan cara menolak semua packet dengan protocol TCP dan memiliki Offset = 1 pada IP fragment (bagian IP)
2. Application-Level Gateway
Application-level Gateway yang biasa juga di kenal sebagai proxy server yang berfungsi untuk memperkuat/menyalurkan arus aplikasi. Tipe ini akan mengatur semua hubungan yang

Pengertian ERD

Posted by Fatkhan
Pengertian ERD, . Entitas dan Atribut, RelasiDalam rekayasa perangkat lunak, sebuah Entity-Relationship Model (ERM) merupakan abstrak dan konseptual representasi data. Entity-Relationship adalah salah satu metode pemodelan basisdata yang digunakan untuk menghasilkan skema konseptual untuk jenis/model data semantik sistem. Dimana sistem  seringkali memiliki basis data relasional, dan ketentuannya bersifat top-down. Diagram untuk menggambarkan model Entitiy-Relationship ini disebut Entitiy-Relationship diagram, ER diagram, atau ERD
.
  • ERD (Entity Relationship Diagram) adalah gambaran mengenai berelasinya antar entitas.
  • Sistem adalah kumpulan dari elemen yang setiap elemen memiliki fungsi masing-masing dan secara bersama-sama mencapai tujuan dari sistem tersebut.
  • Kebersama-samaan dari sistem di atas dilambangkan dengan saling berelasinya antara satu entitas dengan entitas lainnya
  • Entitas (entity/ entity set), memiliki banyak istilah di dalam ilmu komputer, seperti tabel (table), berkas (data file), penyimpan data (data store), dan sebagainya

Komponen-komponen ERD
1. Entitas dan Atribut
Entitas, adalah segala sesuatu yang dapat digambarkan oleh data. Entitas juga dapatdiartikan sebagai individu yang mewakili sesuatu yang nyata (eksistensinya) dan dapatdibedakan dari sesuatu yang lain (Fathansyah, 1999). Ada dua macam entitas yaitu entitaskuat dan entitas lemah. Entitas kuat merupakan entitas yang tidak memiliki ketergantungan dengan entitas lainnya. Contohnya entitas anggota. Sedangkan entitas lemah merupakan entitas yang kemunculannya tergantung pada keberadaaan entitas lain dalam suatu relasi.
Atribut merupakan pendeskripsian karakteristik dari entitas. Atribut digambarkandalam bentuk lingkaran atau elips. Atribut yang menjadi kunci entitas atau key diberigaris bawah.
Kesimpulannya adalah:
  • Entitas adalah tempat penyimpan data, maka entitas yang digambarkan dalam ERD ini merupakan data store yang ada di DFD dan akan menjadi file data di komputer
  • Entitas adalah suatu objek dan memiliki nama. Secara sederhana dapat dikatakan bahwa jika objek ini tidak ada di suatu enterprise (lingkungan tertentu), maka enterprise tersebut tidak dapat berjalan normal.
  • Contoh, entitas ‘MAHASISWA’ harus ada di lingkungan perguruan tinggi, begitu juga dengan entitas ‘DOSEN’, ‘MATA_KULIAH’, dan sebagainya
  • Di dalam entitas ‘MAHASISWA’ berisi elemen-elemen data (biodata mahasiswa) yang terdiri atas NIM, NAMA, KELAS, ALAMAT, dan sebagainya. NIM, NAMA, KELAS, dan ALAMAT disebut dengan atribut (field)
  • Gambar memperlihatkan bahwa atribut-atribut NIM, NAMA, ALAMAT, dan TANGGAL_LAHIR harus ada di dalam biodata seorang mahasiswa.
  • Atribut-atribut TINGGI_BADAN, dan WARNA_RAMBUT adalah atribut-atribut yang boleh tidak ada di dalam biodata mahasiswa (karena tidak penting).
  • Sedangkan atribut NAMA_DOSEN adalah atribut yang tidak boleh ada di entitas mahasiswa
  • Pada akhirnya, entitas ini akan menjadi file data (yang bersifat master file) di dalam komputer. Master file adalah file utama (yang harus ada, dan sifatnya jarang berubah)

2. Relasi
Relasi adalah penghubung antara satu entitas (master file) dengan entitas lain di dalam sebuah sistem komputer. Pada akhirnya, relasi akan menjadi file transaksi (transaction file) di komputer. Secara kalimat logis, contoh relasi yang terjadi di sebuah perpustakaan adalah : “Anggota meminjam buku,” atau “Anggota mengembalikan buku.” Dalam hal ini, Anggota dan Buku adalah entitas, meminjam dan mengembalikan adalah transaksi (relasi antara anggota dan buku).

Perbedaan Switch dengan Hub

Posted by Fatkhan

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi5nlesd3CBUZjMhg_Cts2SkwI7d-VpgczOxN4diM6FbjVe3RkdbYJjWCtNoZTKn7KFyhOR5mTRwZc-7mra-L38RR0rlw3Wzhu0T24yevoAbBa-AWP0pXziPM7YxmHk-u0QTnO8dao6jsg/s320/hub1.jpgHub dan Switch merupakan salah satu alat yang digunakan dalam membangun suatu jaringan komputer yang biasanya jaringan tersebut terdiri dari 2 atau lebih komputer. Biasanya alat ini digunakan dalam membangun jaringan LAN (Local Area Network). Topologi yang menggukan kedua device ini adalah topologi star. Switch dan Hub sebenarnya memiliki fungsi yang sama, karena dengan menggunakan salah satu diantaranya kita tetap bisa membuat Jaringan Komputer, tapi penggunaan Switch akan lebih cepat daripada Hub apalagi bila jaringan yang kita punya sangat besar.Berikut ini adalah penjelasan kedua alat tersebut.


Hub merupakan suatu device pada jaringan yang secara konseptual beroperasi pada layer 1 (Physical Layer). Maksudnya, hub tidak menyaring menerjemahkan sesuatu, hanya mengetahui kecepatan transfer data dan susunan pin pada kabel. Cara kerja alat ini adalah dengan cara mengirimkan sinyal paket data ke seluruh port pada hub sehingga paket data tersebut diterima oleh seluruh computer yang berhubungan dengan hub tersebut kecuali computer yang mengirimkan. Sinyal yang dikirimkan tersebut diulang-ulang walaupun paket data telah diterima oleh komputer tujuan. Hal ini menyebabkan fungsi colossion lebih sering terjadi.
Misalnya ketika ada pengiriman paket data dari port A ke port B dan pada saat yang sama ada pengiriman paket data dari port C ke port D, maka akan terjadi tabrakan (collision) karena menggunakan jalur yang sama (jalur broadcast yang sama) sehingga paket data akan menjadi rusak yang mengakibatkan pengiriman ulang paket data. Jika hal ini sering terjadi maka collison yang terjadi dapat mengganggu aktifitas pengiriman paket data yang baru maupun ulangan. Hal ini mengakibatkan penurunan kecepatan transfer data. Oleh karena itu secara fisik, hub mempunyai lampu led yang mengindikasikan terjadi collision.
Ketika paket data dikirimkan melalui salah satu port pada hub, maka pengiriman paket data tersebut akan terlihat dan terkirim ke setiap port lainnya sehingga bandwidth pada hub menjadi terbagi ke seluruh port yang ada. Semakin banyak port yang tersedia pada hub, maka bandwidth yang tersedia menjadi semakin kecil untuk setiap portHal ini membuat pengiriman data pada hub dengan banyak port yang terhubung pada komputer menjadi lambat.
Switch merupakan suatu device pada jaringan yang secara konseptual berada pada layer 2 (Datalink Layer). Maksudnya, switch pada saat pengirimkan data mengikuti MAC address pada NIC (Network Interface Card) sehingga switch mengetahui kepada siapa paket ini akan diterima. Jika ada collision yang terjadi merupakan collision pada port-port yang sedang saling berkirim paket data. Misalnya ketika ada pengiriman paket data dari port A ke port B dan pada saat yang sama ada pengiriman paket data dari port C ke port D, maka tidak akan terjadi tabrakan (collision) karena alamat yang dituju berbeda dan tidak menggunakan jalur yang sama. Semakin banyak port yang tersedia pada switch, tidak akan mempengaruhi bandwidth yang tersedia untuk setiap port.

Ketika paket data dikirimkan melalui salah satu portpada switch, maka pengiriman paket data tersebut tidak akan terlihat dan tidak terkirim ke setiap port lainnya sehingga masing-masing port mempunyai bandwidth yang penuh. Hal ini menyebabkan kecepatan pentransferan data lebih terjamin.
Penggunaan Switch akan memotong penggunaan bandwith jaringan anda secara signifikan, terutama bila kita memiliki jaringan dengan banyak komputer dan semuanya sibuk untuk mengirim dan menerima data disaat bersamaan. Keunggulan switch yang lain ialah data akan lebih aman dari aksi pencurian data dengan cara sniffer.