Jenis-Jenis Kunci Dalam Dalam Relation Database
Dalam metode relasional, ada 6 kunci yang di kenal yang akan di jelas
sebagai berikut.
1.
Candidat key.
Candidate Key (kunci calon) adalah salah satu rangkaian yang mempunyai
nilai unik untuk membedakan atau mengidentifikasi nilai-nilai kombinasi yang unik diantara
semua kejadian yang spesifik dari entetitas. Candidat key ini tidak boleh berisi atribut dari
tabel yang lain. kombinasi dari atribut yang dapat digunakan untuk
mengidentifikasi secara unik rekor database tanpa data apapun yang asing.
Setiap tabel dapat memiliki satu atau lebih candidate key.
Contoh:
File pegawai berisi attribute
File pegawai berisi attribute
Ø
no
induk
Ø
No
ktp
Ø
Nama
Ø
Tempat
lahir
Ø
Tanggal
lahir
Ø
Alamat
Ø
Kota
Kunci kandidat disini adalah:
Ø
No
induk
Ø
No
ktp
2.
Primary Key (kunci utama)
Primary Key (kunci utama) adalah atribut Merupakan candidate key yang telah dipilih untuk
mengidentifikasi setiap record secara unik. Primary key harus merupakan field
yang benar-benar unik dan tidak boleh ada nilai NULL. Pengertian lainya
Primary Key adalah suatu nilai dalam basis data yang digunakan untuk
mengidentifikasi suatu baris dalam table. Primary key, salah satu atrribut
dari candidat key dapat dipilih menjadi primary key dengan 3 kriteria sbb :
Ø
Key tersebut lebih natural untuk
dijadikan acuan
Ø
Key tersebut lebih sederhana
Ø
Key tersebut cukup uniqe
database
tanpa data apapun yang asing. Setiap tabel dapat memiliki satu atau lebih
candidate key.
Contoh:
File pegawai berisi attribute
File pegawai berisi attribute
Ø
no
induk
Ø
No
ktp
Ø
Nama
Ø
Tempat
lahir
Ø
Tanggal
lahir
Ø
Alamat
Ø
Kota
No induk dan no ktp adalah kunci
calon (Candidate Key) dan
untuk kunci utama (primary key) adalah salah satu yang dipilih dari kunci
calon. Misalnya No. induk di jadikan primary key, maka primary key nya adalah
no induk.
3.
Alternate Key (Kunci Alternatif)
Alternate key Adalah candidate key yang tidak terpilih. Misal :
dalam suatu entity terdapat dua field yang bisa dijadikan sebagai kunci.
Sementara yang boleh dijadikan kunci hanya satu, maka anda harus memilih salah
satu. Field yang anda pilih, disebut primary key, sedangkan field yang tidak
dipilih disebut dengan alternate key.
Contoh:
File pegawai berisi attribute
File pegawai berisi attribute
Ø
no
induk
Ø
No
ktp
Ø
Nama
Ø
Tempat
lahir
Ø
Tanggal
lahir
Ø
Alamat
Ø
Kota
No induk dan no ktp adalah kunci
calon (Candidate Key) dan
untuk kunci utama (primary key) adalah salah satu yang dipilih dari kunci
calon. Misalnya No. induk di jadikan primary key, maka primary key nya adalah
no induk. Dan untuk no ktp menjadi alternate key.
4.
Foreign
Key (kunci Tamu)
Jika sebuah primary key
terhubungan ke table/entity lain, maka keberadaan primary key pada entity
tersebut di sebut sebagai foreign key. Foreign key adalah Sebuah kumpulan field
dalam satu relasi yang digunakan untuk me“refer” (menunjuk) ke suatu baris
(tuple) pada relasi yang lain (harus berkorespondensi dengan primary key pada
relasi yang kedua), seperti: ‘logical pointer’. Sedangkan hubungan antara
keduanya (primary key dan foreign key) di jelaskan sebagai berikut,“Primary
Key” adalah field kunci / utama dari suatu tabel yang menunjukkan bahwa field
yang menjadi kunci tersebut tidak bisa diisi dengan data yang sama, atau dengan
kata lain Primary key menjadikan tiap record memiliki identitas sendiri-sendiri
yang membedakan satu sama lainnya (unik).“Foreign key” adalah satu attribute
yang melengkapi satu relationship yang menunjukan ke induknya, dengan kata lain
keduanya saling berkaitan. Perhatikan gambar berikut.
Pada gambar
diatas, nim pada table mhs adalah primary key. Sedangkan primary key pada table
matkul adalah id_matkul. Lalu id_matkul menempel pada table mhs yang kita sebut
sebagai foreign key.
Biasanya saya
menyebut table yang berisi foreign key sebagai table anak karena table tersebut
mengait pada table lain. Sedangkan table yang terkait saya sebut sebagai table
induk. Pada contoh table di atas, mhs sebagai table anak sedangkan matkul
sebagai table induk
5.
Composite key
Dalam desain
database, composite key adalah kunci yang terdiri dari 2 atau lebih atribut
yang secara unik mengidentifikasi suatu kejadian entitas. Setiap atribut yang
membentuk kunci senyawa adalah kunci sederhana dalam haknya sendiri.
Hal ini sering
bingung dengan kunci composite, meskipun ini juga merupakan kunci yang terdiri
dari 2 atau lebih atribut yang secara unik mengidentifikasi suatu kejadian,
setidaknya satu atribut yang membentuk kunci komposit bukanlah kunci sederhana.
Contohnya, suatu
entitas yang mewakili masing-masing modul siswa hadir di Universitas. entitas
ini memiliki nim dan kode_matakuliah sebagai kunci utama. Setiap atribut yang
membentuk kunci utama adalah kunci sederhana karena masing-masing merupakan
referensi unik ketika mengidentifikasi siswa dalam satu kasus dan modul yang
lain.
Sebaliknya, dengan
menggunakan contoh yang sama, bayangkan kita mengidentifikasi seorang mahasiswa
oleh NamaBelakang + NamaDepan mereka. Di tabel siswa tersebut pada modul kunci
utama yaitu NamaDepan + NamaBelakang + kode_matakuliah. Karena NamaBelakang +
NamaDepan merupakan referensi unik untuk mahasiswa, itu bukanlah sebuah kunci
sederhana, itu adalah kombinasi dari atribut yang digunakan untuk secara unik
mengidentifikasi seorang mahasiswa. Oleh karena itu kunci utama untuk entitas
ini adalah kunci komposit.
Tidak ada
pembatasan diterapkan pada atribut tentang (awal) kepemilikan mereka dalam
model data. Ini berarti bahwa setiap satu, tidak ada, atau semua, dari beberapa
atribut dalam kunci senyawa dapat menjadi kunci asing. Memang, kunci asing
mungkin sendiri menjadi kunci majemuk.
6.
Sekunder key
Sekunder key adalah
sebuah atribut atau kombinasi yang digunakan hanya untuk tujuan pengambilan
data.
6 Makna Pesan Eror dalam Akses Internet
Sering
Kali ketika kita sedang Asyik Browsing dan Berinternet Ria muncul pesan
Eror yang tidak kita kehendaki.Sebenarnya Hal tersebut masih di
kategorikan Wajar Karena di pengaruhi Oleh Beberapa Faktor.Anda Harus
Tahu apa penyebab dan makna pesan Eror tersebut.Berikut merupakan
Faktor-faktor dan Makna pesan Eror ketika kita mengakses Internet.
500 – Internal Server Error
Pesan error di atas diartikan sebagai adanya masalah atau kesalahan dalam server internal situs sehingga Anda tidak bisa mengakses situs yang bersangkutan, selama administrator situs belum memperbaiki pesan kesalaahan tersebut.
500 – Internal Server Error
Pesan error di atas diartikan sebagai adanya masalah atau kesalahan dalam server internal situs sehingga Anda tidak bisa mengakses situs yang bersangkutan, selama administrator situs belum memperbaiki pesan kesalaahan tersebut.
404 - Not Found
Anda beberapa hal yang menyebabkan tampilnya pesan kesalahan di atas :
- Data di database sebelumnya sudah ada, namun sudah dihapus atau dihilangkan dari database server.
- Terjadi gangguan akses Internet atau down
- Jika akses Internet tetap gagal, maka kemungkinan halaman tersebut memang tidak ada
- Terjadi kesalahan penulisan alamat URL
400 - Bad Request
Pesan kesalahan tersebut dialami oleh server yang tidak bisa mengerti perintah dari client. Penyebabnya pada umumnya berupa kesalahan script coding di server, sehingga hanya administrator server-lah yang bisa mengatasinya.
403 - Forbidden
Pesan kesalahan tersebut memiliki dua alasan :
Pesan kesalahan tersebut dialami oleh server yang tidak bisa mengerti perintah dari client. Penyebabnya pada umumnya berupa kesalahan script coding di server, sehingga hanya administrator server-lah yang bisa mengatasinya.
403 - Forbidden
Pesan kesalahan tersebut memiliki dua alasan :
- Menandakan bahwa halaman situs tidak adapat diakses karena telah diatur demikian dalam servernya.
- Owner atau pemilik situs belum membayar sewa hosting ke perusahaan pemilik server, sehingga terjadi pemblokiran dari pihak perusahaan server.
408 - Request Timeout
Pesan ini memiliki alasan bahwa timer atau waktu untuk mengakses situs telah habis. Hal tersebut disebabkan oleh kecepatan akses Internet yang cukup lambat, dan server biasanya memiliki timer atau batas waktu tertentu dalam pengaksesan data dalam database-nya.
401 - Unauthorized
Pesan kesalahan tersebut artinya user tidak memiliki otoritas atau izin untuk mengakses halaman web tersebut. Biasanya situs diberi pengaman username dan password, sehingga Anda harus mengerti username dan password situs tersebut.
Pesan ini memiliki alasan bahwa timer atau waktu untuk mengakses situs telah habis. Hal tersebut disebabkan oleh kecepatan akses Internet yang cukup lambat, dan server biasanya memiliki timer atau batas waktu tertentu dalam pengaksesan data dalam database-nya.
401 - Unauthorized
Pesan kesalahan tersebut artinya user tidak memiliki otoritas atau izin untuk mengakses halaman web tersebut. Biasanya situs diberi pengaman username dan password, sehingga Anda harus mengerti username dan password situs tersebut.
Hosting dan pengertiannya
Hosting
merupakan tempat penyimpanan dokumen atau file-file web yang bisa
diakses 24 jam nonstop. Jadi sebenarnya hosting adalah space
yang kita gunakan untuk menyimpan file-file website. Hosting merupakan
harddisk seperti pada computer bisaa, hanya yang membedakan computer
tersebut dipersiapkan sebagai hosting dan terkoneksi dengan internet dan
hidup 24 jam tanpa mati, karena jika server mati maka halaman kita
tidak akan bisa diakses.
Berikut ini hal – hal yang harus diperhatikan dalam memilih hosting :
- Kapasitas / Space
Kapasitas
merupakan besarnya space harddisk yang akan kita sewa guna menyimpan
file-file yang kita butuhkan. Bisaanya terdiri dari 10MB,
50MB,200MB,dll. Setiap hosting mempunyai aturan yang berbeda-beda
mengenai besarnya kapasitas yang disewakan, semakin besar space yang
digunakan semakin mahal kita harus bayar sewanya.
- Teknologi yang digunakan
Teknologi
server hosting yang digunakan. Server yang digunakan Linux atau
Windows, dan jika anda membuat file PHP apakah hostingnya mendukung file
PHP? Demikian juga apabila anda membuat web menggunakan ASP, JSP, Perl,
Python, dan Ruby apakah hostingnya mendukung? Karena itu anda harus
teliti sebelum membeli, tanyakan langsung pada perusahaan hosting yang
ingin anda beli. Jangan sampai anda membuat website dengan PHP tetapi
anda membeli hosting yang tidak mendukung PHP. Versi PHP juga perlu
diperhatikan terutama jika anda menggunakan CMS karena ada beberapa CMS
yang membutuhkan versi PHP yang lebih tinggi.
- Support yang diberikan
Support
merupakan hal yang tak kalah pentingnya, karena jika anda mengalami
kesulitan ke support inilah anda nanti akan bertanya. Cari dukungan
support yang siap online membantu anda dalam 24 jam. Sehingga ketika
anda mengalami kesulitan anda bisa langsung tanyakan dan segera bisa
mendapatkan jawaban tidak menunggu berlarut-larut.
- Database yang digunakan
Database
merupakan hal penting terutama jika website anda adalah website
dinamis. Cek juga jenis database eyang disediakan MySQl,PostGree SQl,
Microsoft Access, dll. Cek juga ketersediaan Database yang bisa
digunakan 1,2 atau tak terhingga.
- Backup dan Restore
Tanyakan
juga untuk backup nya apakah secara otomatis atau harus kita lakukan
secara manual. Karena bisaanya perusahaan hosting tidak mau tahu ketika
website kita terkena virus dan harus dibersihkan sementara backup
otomatis tidak berjalan. Jika begitu kita bisa kehilangan data-data
penting kita.
- Bandwith
Merupakan
besarnya data transfer dalam sebulan. Sebagai contoh begini misalnya.
Apabila sebuah perusahaan hosting menyediakan bandwith 1GB sebulan. Maka
apabila anda memiliki sebuah file HTML dengan ukuran 40kb (sudah
termasuk images, audio grafik dll untuk menampilkan 1 halaman web page
anda) dan pengunjung website anda perhari sekitar 100 orang, maka anda
menghabiskan bandwith perhari: 40kb x 100orang = 4000kb =4MB. Perbulan:
4MB x 31 = 124MB, apabila anda memiliki 5 halaman maka: 124MB x 5 =
620MB. Maka bandwith yang disediakan perusahaan hosting tersebut sisa
karena yang mereka sediakan adalah 1GB tetapi jika pengunjung website
kita semakin banyak bisa jadi bandwith 1GB kurang karena bisaanya
semakin lama dan semakin banyak informasi yang ditampilkan menjadikan
website semakin sering dikunjungi orang. Jika bandwith yang diberikan
(1GB) kurang atau sudah habis digunakan (dalam 1 bulan) maka website
kita tidak bisa dibuka lagi sampai menunggu 1 bulan. Jadi perhatikan
bandwith yang disediakan dengan ukuran file HTML anda, apabila
pengunjung website anda semakin banyak tentu saja bandwithnya juga akan
semakin besar. Tetapi jangan kuatir karena bandwith itu selalu direset 1
bulan sekali, setelah habis akan kembali ke nol lagi begitu seterusnya,
dan reset bandwith secara otomatis dilakukan dalam satu bulan.
Tipe-Tipe hosting :
- Free Hosting
Hosting
ini merupakan hosting yang disediakan secara gratis dan bisa digunakan
oleh siapa saja. Proses registrasi dibutuhkan konfirmasi melalui email
sehingga membutuhkan email aktif dan bisa dibuka untuk menggunakan
hosting ini.
- Virtual (shared) Hosting
Dimana
didalam satu server terdapat banyak hosting (salah satunya milik anda)
dan terdapat banyak domain. Biasanya hosting yang satu ini yang paling
banyak digunakan, biayanya juga lebih murah.
- Virtual Private Hosting
Menyewa
server khusus untuk pribadi anda sendiri jadi seolah-olah anda
mempunyai komputer server sendiri sama seperti Virtual Shared Hosting
bedanya karena ini server anda sendiri untuk kapasitas harddisknya tidak
terbatas dan bandwith yang anda gunakan juga tidak terbatas. Tidak
memerlukan tenaga ahli khusus untuk merawatnya.
- Dedicated Hosting
Dedicated
Hosting mempunyai harga yang mahal. Karena anda memiliki server sendiri
dan dalam satu server tersebut hanya ada satu hosting dan domain milik
anda. Anda memerlukan tenaga ahli untuk merawatnya
- Collocated Hosting
Collocated
Hosting sama seperti memiliki server sendiri dikantor / rumah anda,
tetapi pada Collocated Hosting servernya terletak diperusahaan hosting
dan mereka yang merawatnya.
Firewall dan Apakah Firewall itu ?
KARAKTERISRIK FIREWALL
- Selalu hubungan/kegiatan dari dalam ke luar, harus melewati firewall. Hal ini dapat dilakukan dengan cara memblok/membatasi baik secara fisik semua akses terhadap jaringan lokal, kecuali melawati firewall. Banyak sekali bentuk jaringan yang memungkinkan.
- Hanya kegitan yang terdaftar/dikenl yang dapat melewati/melakukan hubungan, hal ini dapat dilakukan dengan mengatur policy pada konfigurasi keaman lokal. Banyak sekali jenis firewall yang dapat dipilih sekaligus berbagai jenis policy yang ditawarkan.
- Firewall itu sendiri haruslah kebal atau relatif kuat terhadap serangan/kelemahan. Hal ini berarti penggunaan sistem yang dapat dipercaya dan dengan operating system yang relatif aman.
TEKNIK YANG DIGUNAKAN OLEH FIREWALL
- Service control (kendali terhadap layanan). Berdasarkan tipe-tipe layanan yagn digunakan di internet dan boleh diakses baik untuk kedalam ataupun keluar firewall. Biasanya firewall mecek no. IP address dan juga nomor port yang digunakan baik pada portokol TCP dan UDP, bahkan bisa dilengkapi software untuk proxy yang menerima dan menterjemahkannya. Bahkan bisa jadi software pada server itu sendiri, seperti layanan untuk web ataupun mail.
- Direction control (kendali terhadap arah). Berdasarkan arah dari berbagai permintaan (request) terhadap layanan yang akan dikenali dan dizinkan melewati firewall.
- User control ( kendali terhadap pengguna). Berdasarkan pengguna/user untuk dapat menjalankan suatu layanan, artinya ada user yang dapat dan ada yang tidak dapat menjalankan suatu servis, hal ini dikarenakan user tersebut tidak di izinkan untuk melewati firewall. Biasanya digunakan untuk mebatasi user dari jaringan lokal untuk mengakses keluar, tetapi juga di terapkan untuk membatasi terhadap pengguna dari luar.
- Behavior control (kendali terhadap perlakuan). Berdasarkan seberapa banyak layanan itu digunakan. Misal, firewall dapat memfilter email untuk menanggulangi/mencegah spam.
TIPE-TIPE FIREWALL
1. Packet Filter Router
Packet filtering diaplikasikan dengan cara mengatur semua paket IP baik
yang menuju, melewati atau akan dituju oleh packet terdebut. Pada tipe
ini packet tersebut akan diatur apkah akan di terima dan diteruskan,
atau di blok. Penyaringan paket ini di konfigurasi untuk menyaring
packet yang akan di transfer secara dua arah (baik daria atau ke
jaringan lokal). Aturan penyaringan didasarkan pada header, termasuk
juga alamat awal (IP) da alamat tujuan(IP), protokol transport yang
digunakan (UDP,CP), serta nomor port yang digunkan.
Kelebihan dari tipe ini adalah mudah untuk di implementasiakn, tranparan untuk pemakai, dan lebih cepat.
Adapun kelemahannya adalah cukup rumitnya untuk menyetting paket akan
difilter secara tepat, serta lemah dalam hal authentikasi. Adpaun
serangan yang dapat terjadi pada firewall dengan tipe ini adalh:
IP address spoofing : intruder (penyusup) dari luar dapat melakukan ini
dengan cara menyertakan/menggunkan ip address jaringan lokal yang telah
diizinkan untuk melalui firewall.
Source routing attacks : tipe ini tidak menganalisa routing sumbet IO, sehingga memungkinkan untuk Membypass firewall.
Tiny Fragment attacks : intruder (penyusup) membagi IP kedalam
bagian-bagian (fragment) yang lebih kecil dan memaksa terbaginya
informasi mengenai TCP header. Serangan jenis ini di design untuk menipu
aturan penyaringan yang bergantung kepada informasi TCp header.
Penyerang berharap hanya bagian (fragment) pertama saja yang akan bisa
lewat dengan bebas. Hal ini dapat ditanggulangi dengan cara menolak
semua packet dengan protocol TCP dan memiliki Offset = 1 pada IP
fragment (bagian IP)
2. Application-Level Gateway
Application-level Gateway yang biasa juga di kenal sebagai proxy server
yang berfungsi untuk memperkuat/menyalurkan arus aplikasi. Tipe ini akan
mengatur semua hubungan yang
Pengertian ERD
Dalam rekayasa
perangkat lunak, sebuah Entity-Relationship Model (ERM) merupakan abstrak dan
konseptual representasi data. Entity-Relationship adalah salah satu metode pemodelan
basisdata yang digunakan untuk menghasilkan skema konseptual untuk jenis/model data
semantik sistem. Dimana sistem seringkali memiliki basis data
relasional, dan ketentuannya bersifat top-down. Diagram untuk menggambarkan
model Entitiy-Relationship ini disebut Entitiy-Relationship diagram, ER
diagram, atau ERD
.
- ERD (Entity Relationship Diagram) adalah gambaran mengenai berelasinya antar entitas.
- Sistem adalah kumpulan dari elemen yang setiap elemen memiliki fungsi masing-masing dan secara bersama-sama mencapai tujuan dari sistem tersebut.
- Kebersama-samaan dari sistem di atas dilambangkan dengan saling berelasinya antara satu entitas dengan entitas lainnya
- Entitas (entity/ entity set), memiliki banyak istilah di dalam ilmu komputer, seperti tabel (table), berkas (data file), penyimpan data (data store), dan sebagainya
Komponen-komponen ERD
1. Entitas dan Atribut
Entitas, adalah segala sesuatu yang dapat
digambarkan oleh data. Entitas juga dapatdiartikan sebagai individu yang
mewakili sesuatu yang nyata (eksistensinya) dan dapatdibedakan dari sesuatu
yang lain (Fathansyah, 1999). Ada dua macam entitas yaitu entitaskuat dan
entitas lemah. Entitas kuat merupakan entitas yang tidak memiliki ketergantungan
dengan entitas lainnya. Contohnya entitas anggota. Sedangkan entitas lemah
merupakan entitas yang kemunculannya tergantung pada keberadaaan entitas lain dalam
suatu relasi.
Atribut merupakan pendeskripsian karakteristik
dari entitas. Atribut digambarkandalam bentuk lingkaran atau elips. Atribut
yang menjadi kunci entitas atau key diberigaris bawah.
Kesimpulannya adalah:
- Entitas adalah tempat penyimpan data, maka entitas yang digambarkan dalam ERD ini merupakan data store yang ada di DFD dan akan menjadi file data di komputer
- Entitas adalah suatu objek dan memiliki nama. Secara sederhana dapat dikatakan bahwa jika objek ini tidak ada di suatu enterprise (lingkungan tertentu), maka enterprise tersebut tidak dapat berjalan normal.
- Contoh, entitas ‘MAHASISWA’ harus ada di lingkungan perguruan tinggi, begitu juga dengan entitas ‘DOSEN’, ‘MATA_KULIAH’, dan sebagainya
- Di dalam entitas ‘MAHASISWA’ berisi elemen-elemen data (biodata mahasiswa) yang terdiri atas NIM, NAMA, KELAS, ALAMAT, dan sebagainya. NIM, NAMA, KELAS, dan ALAMAT disebut dengan atribut (field)
- Gambar memperlihatkan bahwa atribut-atribut NIM, NAMA, ALAMAT, dan TANGGAL_LAHIR harus ada di dalam biodata seorang mahasiswa.
- Atribut-atribut TINGGI_BADAN, dan WARNA_RAMBUT adalah atribut-atribut yang boleh tidak ada di dalam biodata mahasiswa (karena tidak penting).
- Sedangkan atribut NAMA_DOSEN adalah atribut yang tidak boleh ada di entitas mahasiswa
- Pada akhirnya, entitas ini akan menjadi file data (yang bersifat master file) di dalam komputer. Master file adalah file utama (yang harus ada, dan sifatnya jarang berubah)
2. Relasi
Perbedaan Switch dengan Hub
Hub
dan Switch merupakan salah satu alat yang digunakan dalam membangun
suatu jaringan komputer yang biasanya jaringan tersebut terdiri dari 2
atau lebih komputer. Biasanya alat ini digunakan dalam membangun
jaringan LAN (Local Area Network). Topologi yang menggukan kedua device
ini adalah topologi star. Switch dan Hub
sebenarnya memiliki fungsi yang sama, karena dengan menggunakan salah
satu diantaranya kita tetap bisa membuat Jaringan Komputer, tapi
penggunaan Switch akan lebih cepat daripada Hub apalagi bila jaringan
yang kita punya sangat besar.Berikut ini adalah penjelasan kedua alat tersebut.
Hub merupakan suatu device pada jaringan yang secara konseptual beroperasi pada layer 1 (Physical Layer). Maksudnya,
hub tidak menyaring menerjemahkan sesuatu, hanya mengetahui kecepatan
transfer data dan susunan pin pada kabel. Cara kerja alat ini adalah
dengan cara mengirimkan sinyal paket data ke seluruh port pada hub
sehingga paket data tersebut diterima oleh seluruh computer yang
berhubungan dengan hub tersebut kecuali computer yang mengirimkan. Sinyal
yang dikirimkan tersebut diulang-ulang walaupun paket data telah
diterima oleh komputer tujuan. Hal ini menyebabkan fungsi colossion lebih sering terjadi.
Misalnya ketika ada pengiriman paket data dari port A ke port B dan pada saat yang sama ada pengiriman paket data dari port C ke port D, maka akan terjadi tabrakan (collision) karena menggunakan jalur yang sama (jalur broadcast yang
sama) sehingga paket data akan menjadi rusak yang mengakibatkan
pengiriman ulang paket data. Jika hal ini sering terjadi maka collison yang
terjadi dapat mengganggu aktifitas pengiriman paket data yang baru
maupun ulangan. Hal ini mengakibatkan penurunan kecepatan transfer data.
Oleh karena itu secara fisik, hub mempunyai lampu led yang mengindikasikan terjadi collision.
Ketika paket data dikirimkan melalui salah satu port pada hub, maka pengiriman paket data tersebut akan terlihat dan terkirim ke setiap port lainnya sehingga bandwidth pada hub menjadi terbagi ke seluruh port yang ada. Semakin banyak port yang tersedia pada hub, maka bandwidth yang tersedia menjadi semakin kecil untuk setiap port. Hal ini membuat pengiriman data pada hub dengan banyak port yang terhubung pada komputer menjadi lambat.
Switch merupakan suatu device pada jaringan yang secara konseptual berada pada layer 2 (Datalink Layer).
Maksudnya, switch pada saat pengirimkan data mengikuti MAC address pada
NIC (Network Interface Card) sehingga switch mengetahui kepada siapa
paket ini akan diterima. Jika ada collision yang terjadi merupakan collision pada port-port yang sedang saling berkirim paket data. Misalnya ketika ada pengiriman paket data dari port A ke port B dan pada saat yang sama ada pengiriman paket data dari port C ke port D, maka tidak akan terjadi tabrakan (collision) karena alamat yang dituju berbeda dan tidak menggunakan jalur yang sama. Semakin banyak port yang tersedia pada switch, tidak akan mempengaruhi bandwidth yang tersedia untuk setiap port.
Ketika paket data dikirimkan melalui salah satu portpada switch, maka pengiriman paket data tersebut tidak akan terlihat dan tidak terkirim ke setiap port lainnya sehingga masing-masing port mempunyai bandwidth yang penuh. Hal ini menyebabkan kecepatan pentransferan data lebih terjamin.
Penggunaan
Switch akan memotong penggunaan bandwith jaringan anda secara
signifikan, terutama bila kita memiliki jaringan dengan banyak komputer
dan semuanya sibuk untuk mengirim dan menerima data disaat bersamaan.
Keunggulan switch yang lain ialah data akan lebih aman dari aksi
pencurian data dengan cara sniffer.