3 Software pemantau suhu laptop
Notebook saat ini sudah menjadi senjata utama menggenjot produktivitas bagi banyak kalangan. Perangkat komputer jinjing itu memang praktis, karena mudah dibawa-bawa dan punya aplikasi yang cukup 'berotot' untuk berbagai kegiatan kerja sehari-hari.
Satu masalah yang selalu muncul pada notebook adalah soal suhu. Bentuknya yang padat, diiringi kerjanya yang berat, membuat alat itu sering kepanasan. Kalau sudah begini, masalahnya bisa gawat.
Misalnya, suhu berlebih pada notebook bisa membuat komponen-komponen di dalamnya cepat rusak dan tidak awet. Kondisi terburuknya, mulai dari hardisk yang 'meleleh' hingga baterai yang meletup.
Nah, aplikasi pemantau suhu bisa berguna untuk memantau naiknya panas di jeroan komputer jinjing. Dengan memanfaatkan aplikasi ini, pengguna bisa melihat kapan notebook menunjukkan gejala meriang, sehingga bisa segera dilakukan pencegahan atau pengobatannya.
Berikut adalah 3 aplikasi pemantau suhu yang cukup sering digunakan, seperti disarankan oleh MakeUseOf yang dikutip detikINET, Senin (19/7/2010):
Informasi pada situsnya menyebutkan, RealTemp adalah pemantau suhu bagi komputer dengan prosesor Intel. Piranti lunak ini membaca Digital Thermal Sensor (DTS) pada setiap Core.
DTS melaporkan seberapa dekat jarak suhu operasional terhadap suhu maksimal aman yang diperbolehkan dalam prosesor. Sehingga, semakin kecil jarak ini artinya semakin berbahaya bagi operasional komputer.
Enaknya, aplikasi ini tidak perlu di-install untuk digunakan. Selain itu ia memiliki fitur untuk menguji apakah sensor DTS itu mengalami masalah atau tidak. Secara resmi RealTemp mendukung Windows 2000, XP dan Vista (32bit dan 64bit), sedangkan Windows 7 tidak disebutkan di situsnya.
Halaman unduhannya ada di TechPowerUp.com
Jika RealTemp hanya membaca prosesor Intel, CoreTemp bisa jadi pilihan untuk pengguna AMD. Hampir semua jenis prosesor Intel dan AMD didukung oleh aplikasi ini.
Aplikasi ini juga mengukur suhu pada setiap core di prosesor multi-core yang digunakan. Sensor yang dibacanya pun sama, yaitu sensor DTS yang diklaim lebih akurat daripada sensor thermal diode.
Salah satu fitur menarik adalah kemampuannya melakukan logging alias pencatatan. Dengan ini pengguna bisa melihat rekam jejak naik turunnya suhu prosesor selama periode waktu tertentu, data yang dihasilkan pun bisa diolah menjadi sebuah grafik yang ciamik lewat aplikasi spreadsheet seperti OpenOffice.org Calc maupun Microsoft Office Excel.
CoreTemp disebut telah mendukung sistem operasi Windows 7, selain Windows XP dan Vista tentunya. Ada sedikit catatan, untuk pengguna AMD Phenom CoreTemp tak akan menampilkan suhu absolut sebenarnya.
Tautan ke unduhannya ada di AlCPU.com
Sedikit berbeda dari dua aplikasi di atas, SpeedFan menjanjikan kemampuan untuk mengukur suhu pada motherboard dan hardisk. Menurut informasi di situsnya, aplikasi ini akan membaca suhu motherboard dan hardisk, membaca tegangan listrik dan kecepatan kipas serta memantau status hardisk.
Kemampuan SpeedFan juga mencakup mengatur kecepatan kipas. Tergantung kebutuhan, hal ini bisa dimanfaatkan untuk membuat notebook lebih 'sunyi' atau menggenjot kerja kipas agar panas lebih cepat keluar.
SpeedFan berjalan pada sistem operasi Windows 9x, ME, NT, 2000, 2003, XP dan juga Vista (termasuk Vista 64bit). Belum tertera dukungannya untuk Windows 7.
Unduh di Almico.com
4 Situs 'Pengganti' Photoshop
Aplikasi Photoshop dar Adobe sudah jadi sinonim dengan kegiatan mengolah gambar. Saking identiknya, sebuah gambar yang dimanipulasi secara digital kerap disebut 'photoshopped' alias 'sudah di-photoshop'.
Photoshop mungkin piranti lunak yang paling kaya kemampuan dalam hal ini. Namun, sesungguhnya, Photoshop bukan satu-satunya piranti lunak yang bisa digunakan untuk mengolah gambar.
Sekadar menyebut saja, ada piranti lunak alternatif seperti TheGimp alias GNU Image Manipulation Program. Piranti lunak Open Source ini juga punya kemampuan yang cukup lengkap.
Ada juga piranti lunak bernama Paint .NET yang awalnya dikembangkan sebagai alternatif terhadap Microsoft Paint atau Paintbrush. Paint .NET belakangan mewujud sebagai piranti lunak yang cukup handal.
Berkat perkembangan teknologi web, situs web pun bisa digunakan untuk mengolah gambar. Hanya berbekal browser dan koneksi internet, kegiatan 'photoshopping' pun bisa berlangsung.
Berikut adalah 4 situs alternatif yang bisa digunakan untuk utak-atik gambar di internet:
Pixlr
Sudah meraih popularitas sejak 2008, Pixlr hingga kini masih jadi situs olah gambar yang paling handal di internet. Hal yang paling menyodok mata adalah tampilannya yang mirip Photoshop.
Pixlr seakan-akan software Photoshop versi lawas yang bisa diakses lewat browser. Fitur yang paling menarik dari aplikasi web ini adalah adanya dukungan pada Layer.
Situs ini layak jadi pilihan utama bagi mereka yang membutuhkan olah gambar online. Selain gambar dari hardisk, Pixlr bisa menarik gambar dari alamat web.
Akses di Pixlr.com: http://www.pixlr.com
Photoshop.com
Tak adil rasanya memajang situs web alternatif Photoshop tanpa menyebut fakta Photoshop memiliki situs bernama Photoshop.com.
Di situs itu pengguna bisa mengunggah dan mengelola koleksi foto dan gambarnya. Selain itu, tentunya ada kemampuan menyunting.
Fiturnya memang minim dan lebih berguna untuk melakukan modifikasi sederhana pada gambar seperti mengatur warna dan memberi efek tertentu. Ada juga kemampuan menambahkan dekorasi ala kartun pada gambar.
Untuk bisa menggunakan fitur di situsnya, pengguna harus terlebih dahulu mendaftar sebagai anggota. Selain keanggotaan, hambatan lainnya adalah menu ke penyuntingan foto tidak langsung bisa diakses dari halaman depan situs.
Akses di Photoshop.com bagian Online Tools: https://www.photoshop.com/tools/ria?wf=organize
Phixr
Kemampuannya mungkin tak seperti Pixlr, namun Phixr bisa jadi alternatif yang cukup enak untuk pengolahan gambar sederhana di web. Phixr memang lebih bersifat santai dan senang-senang dibandingkan Pixlr yang lebih terkesan serius.
Kebanyakan operasi yang dilakukan di Phixr menuntut pengguna untuk terlebih dahulu memilih area yang jadi sasaran, baru kemudian memilih efek yang diinginkan.
Satu hal yang menarik, pengguna bisa menyedot gambar dari akun Facebook-nya untuk diolah di Phixr. Selain itu ada juga pilihan akses ke layanan penyimpanan gambar lain, mulai dari Flick hingga PhotoBucket.
Akses di Phixr.com: http://www.phixr.com
DrPic
Satu lagi pengolah gambar yang bisa jadi pilihan adalah DrPic. Kesederhanaan DrPic mungkin bisa jadi faktor yang cukup unggul bagi layanan ini karena itu membuatnya relatif lebih cepat diakses.
Fitur yang cukup menarik adalah efek seperti Raised Frame atau Polaroid yang bisa secara otomatis mengolah sebuah gambar menjadi bentuk yang lebih manis untuk dipajang di web.
DrPic mengutamakan dirinya sebagai sebuah layanan untuk mengunggah foto dan penyimpanan hasil olahannya. Tak heran karena, pihak yang sama dengan pembuat DrPic juga menyediakan layanan pengubah ukuran foto sekaligus banyak (batch resize) dan hosting gambar.
Akses di DrPic.com: http://www.drpic.com/
Catatan:
Kinerja setiap aplikasi web itu akan berbeda-beda tergantung dari:
Kemampuan komputer yang digunakan, karena aplikasi tertentu akan tetap memakai sumber daya seperti memori dan prosesor
Kualitas koneksi internet yang digunakan, karena akan sering terjadi transfer data bolak-balik antara server aplikasi web dan komputer pengguna
Situs untuk mencari subtitle film
Untungnya, ada situs-situs internet yang menyediakan subtitle untuk di-download kolektor film. Berikut adalah tiga di antaranya:
AnySubs.com
AnySubs menyediakan file teks untuk film dengan format DivX secara gratis. Di situs ini pengguna bisa melihat-lihat koleksi subtitle yang ada berdasarkan urut abjad maupun melihat Top 100 judul yang paling banyak di-download.
Kebanyakan file di AnySubs menggunakan format SRT. Situs itu menyediakan pencarian subtitle berbagai bahasa, termasuk Bahasa Indonesia. Namun koleksinya akan tergantung dari keaktifan komunitas karena kebanyakan subtitle yang ada disumbangkan oleh komunitas.
Subs.to
Tampilan awal Subs.to menyerupai Google, sehingga mengesankan dirinya sebagai mesin cari subtitle. Selain lewat pencarian ala Google itu, pengguna juga bisa melihat Search Cloud untuk melihat kata kunci yang populer.
Beberapa informasi penting ditampilkan sebelum mengunduh subtitle, termasuk ukuran file, format subtitle (srt atau sub) dan tingkat frames per second yang digunakan.
Subtitles.com.br
Dibandingkan dua di atas, Subtitles.com.br adalah yang paling lengkap. Pertama, ia menyediakan cukup banyak pilihan file, mulai dari sub, srt hingga txt.
Kedua, Subtitles.com.br menyediakan preview subtitle yang akan di-download. Ini tentunya memudahkan pengguna untuk melihat dulu, apakah kualitas teks yang ditampilkan cukup baik atau tidak.
Nah, yang ketiga, Subtitles.com.br menyediakan sebuah piranti lunak gratisan bernama Subtitles 1.1. Lewat software untuk Windows ini, pengguna bisa klik kanan pada file film yang diinginkan untuk mencari subtitle yang sesuai.
4 Langkah Mudah Upgrade Android
Meski belum tersedia secara luas, namun Android 2.2 atau Froyo sudah bisa dicicipi di sejumlah ponsel. Sebut saja HTC yang telah merilisnya untuk Desire.
Untuk wilayah Amerika upgrade Froyo utuk HTC Desire sudah dirilis pada bulan Agustus 2010. Sedangkan untuk wilayah Asia, termasuk Indonesia, dirilis beberapa minggu lebih lama.
Dalam pengujian kali ini, akan menggunakan HTC Desire untuk mencicipi kesaktian Froyo. Cara yang perlu dilakukan untuk beralih ke Froyo tidaklah sulit, berikut adalah langkahnya:
1. Periksa update terbaru
Pengguna dapat memeriksa terlebih dahulu update apa saja yang telah disiapkan oleh HTC. Untuk melakukan tersebut hanya perlu menuju ke menu Setting, kemudian About Phone lalau merujuk ke System Sotfware Updates. Tunggu sesaat, maka ponsel akan memeriksa update terkini.
2. Backup file
Karena akan berganti sistem operasi, maka seluruh file installasi, daftar kontak, serta beberapa file lain yang berada pada memory internal bakal dihapus. Maka dari itu backup file wajib dilakukan. Untuk daftar kontak misalnya, pengguna dapat mensinkronisasi pada akun google.
3. Bersih-bersih SD Card
Sebelum melakukan update terbaru, pastikan tersedia ruang yang cukup pada memory eksternal yang digunakan. Pasalnya, setiap file yang akan download akan terlebih dahulu diletakkan pada SD card yang tersedia.
4. Siapkan koneksi yang lancar
Usai memeriksa update terkini yang ada pada server HTC, pengguna akan diminta untuk mendownload beberapa file terlebih dahulu sebelum beralih ke Froyo. Setelah itu ponsel baru siap untuk melakukan upgrade sistem operasi.
Agar proses installasi lancar, pengguna disarankan menggunakan koneksi yang lancar seperti Wi-fi. Pasalnya, ukuran file yang bakal didownload terbilang cukup besar yakni, sekitar 90MB.
Setelah seluruh proses donwload selesai, pengguna kini siap untuk bermigrasi ke Froyo. Tunggu beberapa saat, maka ponsel akan melakukan installasi secara otomatis. Mudah bukan?
Komputer tercepat di dunia
Ambisi China untuk menciptakan komputer super yang tercepat di dunia agaknya sudah terwujud. China akhirnya berhasil mensejajarkan diri dengan komputer supercepat buatan Amerika, Jaguar.
Negeri Tirai bambu tersebut berhasil menciptakan superkomputer buatan dalam negeri yang mampu melakukan 1.000 triliun operasi per detik. Kecepatan ini sama dengan Jaguar, yaitu sebesar 1,75 petaflops per detik (1 petaflop setara dengan 1.000 triliun kalkulasi).
Superkomputer yang diberi nama Tianhe-1 itu dijadwalkan akan beroperasi pada September 2010. Tianhe-1 dikembangkan oleh Universitas Teknologi Pertahanan Nasional China sejak 2009.
Kalkulasi per detik yang dilakukan Tianhe-1 sama dengan kalkulasi yang dilakukan oleh 1,3 miliar orang dalam jangka waktu 88 tahun. Sementara kapasitas memorinya setara dengan koleksi empat perpustakaan yang masing-masing berisi 27 juta buku.
Dikutip detikINET dari Bignews Network, Sabtu (4/9/2010), rencananya Tianhe-1 akan digunakan untuk animasi, riset biomedik, pengembangan peralatan kedirgantaraan, eksplorasi sumber daya, satelit penginderaan jauh dan prakiraan cuaca
MySQL 5.4 Akankah Jadi Saingan Oracle?
Menggunakan produk open source memang pertimbangan yang sangat cocok, bila Anda kiranya belum punya cukup dana untuk menggunakan produk yang harus membayar lisensinya. Tak bisa disangkal, untuk masyarakat Indonesia sendiri tak jarang kita temukan menjamurnya berbagai produk bajakan. Tapi mau bagaimana lagi, hal ini tentu semakin pelik, bila kita dihadapkan pada kebutuhan untuk mempelajari sesuatu, tentu saja untuk membayar lisensi produk tertentu pastinya akan menguras kantong kita. Nah, itu juga dilema yang sampai saat ini masih belum benar-benar mendapatkan solusi.Kalaupun ada solusi, ya itu jawabannya adalah gunakan produk open source.