Windows 7 Tidak Support dengan Laptop Murahan?
Wal-Mart dan Best Buy yang telah menawarkan laptop dengan harga murah tersebut, mengklaim bahwa laptop harga murah memang paling dicari konsumen, termasuk karena layar yang besar, grafis yang lebih bagus, dan fasilitas DVD, yang tidak ditemukan di kebanyakan netbook berharga murah sekarang ini. Namun, laptop dengan harga di bawah $300, telah support dengan system operasi Windows Vista Home Basic, dan tidak termasuk free upgrade ke Windows 7. Selain itu, konsumen harus membayar $120 untuk upgrade system operasi Windows 7 tersebut.
Selain Wal-Mart dan Best Buy yang sering menawarkan laptop beharga murah seperti merk Acer, Compaq Presario, ataupun Hewlett-Packard, namun retailer lainnya juga melakukannya hal yang sama. Sementara menurut Ann Finnie, juru bicara Hewlett-Packard, yang membuat laptop Compaq, juga mengakui tidak menawarkan fre upgrade dari Windows Vista ke Windows 7 karena Microsoft tidak menyediakan path upgrade ke vendor PC di US.
Namun, dari pihak Microsoft menyatakan bahwa pihaknya menyediakan free upgrade ke Windows 7 yang membeli PC dengan pre-loaded system laptop Windows Vista Home Premium, Business atau Ultimate. Tetapi Microsoft mengakui, tidak akan menyediakan free upgrade untuk Windows Vista Home Basic, karena tidak ada versi Home Basic di system Windows 7 di US, dan Windows 7 Home Basic Edition hanya akan ditawarkan di negara berkembang
Inilah Gamer Wanita Paling Seksi
satunya adalah Mila Kunis yang mendapat predikat gamer wanita paling
seksi.Dalam sebuah wawancara yang dimuat dalam majalah Inggris,
Esquire, Kunis mengungkapkan bahwa dirinya banyak sekali menghabiskan
waktu bermain video game.
Saking seringnya ngegame, wanita
berumur 26 tahun ini bahkan mengklaim dirinya menjalin hubungan dengan
pacar virtual dalam game Home Alone.
Tidak hanya Home Alone,
Kunis juga sangat tergila-gila dengan game Farmville yang ada di
Facebook. "Yang perlu dilakukan hanyalah menanam gandum atau blueberry,
kemudian keduanya akan tumbuh dan besar di saat yang bersamaan,"
ujarnya.
Mila Kunis merupakan seorang artis yang sempat
membintangi berbagai film layar lebar seperti, Forgetting Sarah Marshall
ataupun Family Guy. Berkat hobinya tersebut, Gameradar telah memberikan predikat gamer
paling seksi untuk dara muda kelahiran Ukraina ini
15 Bank AS Diserang
Zeus atau Zbot dilaporkan mampu menginfeksi komputer dan mendownload data, termasuk account bank, password kartu kredit dan sebagainya. Menurut perusahaan keamanan Trusteer, ada 15 bank di Amerika Serikat terkena serangan virus ini. Sayang, bank apa saja yang dimaksud tak diungkapkannya.
Berbagai informasi penting bisa dicakup virus ini, termasuk nomor kartu jaminan sosial dan nomor identitas pribadi atau PIN. Data yang diambil akan langsung dikirim secara real time ke server yang dijalankan oleh sang dedemit maya.
"Beberapa pengguna mungkin curiga ketika diminta untuk memasukkan informasi kartu kredit atau debet sebagai bagian dari proses login online banking," tutur CTO Trusteer, Amit Klein.
"Serangan ini biasanya akan menampilkan program pencegahan penipuan online yang biasa digunakan Visa dan MasterCard untuk membuat permintaan tersebut tampak sah," tambahnya.
Untuk menghindari serangan seperti ini, para calon pengguna kartu diminta untuk terus berhati-hati dan selalu mengupdate antivirus karena tak semua bank akan memberikan kompensasi atas kerugian yang diderita tanpa bukti pendukung.
50 Malware Paling Berbahaya di Indonesia
Data berikut merupakan konten yang dikumpulkan dari server Kaspersky, berdasarkan jumlah serangan yang dikirimkan ke jaringan keamanan Kaspersky.
Adapun jumlah server jaringan keamanan Kaspersky saat ini berjumlah lebih dari 7.000. Untuk menyeleksinya menjadi top 50, malware-malware tersebut diukur tingkat bahayanya dengan jumlah serangan pada ribuan server Kaspersky di seluruh dunia.
berikut adalah data hasil urutan Malware-malware berbahaya di Indonesia pada awal bulan ini:
-------------------------------------------------------------------------------------------
Nama Malware Hits
--------------------------------------------------------------------------------------------
- HEUR:Trojan.Win32.Generic 21.5311%
- Trojan.Win32.VBKrypt.ctn 11.0048%
- not-a-virus:AdWare.Win32.Relevant.q 7.6555%
- Packed.Win32.Katusha.n 6.6986%
- Trojan.Win32.Monder.dipd 5.2632%
- Trojan-Downloader.Win32.Agent.nyj 4.3062%
- HackTool.Win32.Kiser.mc 3.3493%
- Net-Worm.Win32.Kido.ih 2.8708%
- not-a-virus:AdWare.Win32.Relevant.p 2.8708%
- Backdoor.Win32.IRCBot.pou 2.8708%
- Backdoor.Win32.Agent.awhk 2.3923%
- HEUR:Trojan-Downloader.Win32.Generic 1.9139%
- Trojan.Win32.BHO.ahxg 1.4354%
- Trojan.Win32.VB.ahkh 1.4354%
- Trojan-Clicker.Win32.Agent.lxp 1.4354%
- Trojan-Downloader.Win32.Agent.dyfa 1.4354%
- Trojan-Downloader.Win32.Agent.dygj 1.4354%
- Email-Worm.Win32.Gibon.ib 0.9569%
- Trojan-PSW.Win32.Dybalom.dhd 0.9569%
- HEUR:Worm.Win32.Generic 0.9569%
- not-a-virus:NetTool.Win32.Portscan.c 0.9569%
- Trojan-Dropper.Win32.Clons.fks 0.9569%
- SuspiciousPacker.Multi.Generic 0.9569%
- Trojan-PSW.Win32.Dybalom.bkn 0.9569%
- MultiPacked.Multi.Generic 0.4785%
- Trojan-GameThief.Win32.OnLineGames.wwro 0.4785%
- Trojan-Dropper.Win32.Delf.fhh 0.4785%
- Trojan-Downloader.BAT.Agent.ci 0.4785%
- Packed.Win32.Krap.ao 0.4785%
- Trojan.Win32.Cosmu.yuw 0.4785%
- Trojan.Win32.Jorik.IRCbot.q 0.4785%
- Trojan.Win32.VBKrypt.cxe 0.4785%
- Trojan-Downloader.Win32.Agent.dyry 0.4785%
- Trojan-Spy.Win32.Spenir.bd 0.4785%
- Virus.Win32.Induc.a 0.4785%
- Trojan.Win32.Swisyn.jyb 0.4785%
- Trojan-Downloader.Win32.CodecPack.mdo 0.4785%
- Trojan.Win32.Rettesser.b 0.4785%
- not-a-virus:Client-IRC.Win32.mIRC.g 0.4785%
- Trojan.Win32.Pakes.mqw 0.4785%
- Trojan-Dropper.Win32.Delf.fny 0.4785%
- Trojan.Win32.Jorik.Oficla.m 0.4785%
- Trojan.Win32.Llac.bdm 0.4785%
- Trojan-PSW.Win32.Dybalom.dhc 0.4785%
- Trojan.Win32.Vilsel.agwv 0.4785%
- Virus.Win32.Induc.b 0.4785%
- Trojan-Ransom.Win32.Hexzone.iul 0.4785%
- Trojan.Win32.Antavmu.iij 0.4785%
- Trojan-Dropper.MSIL.Agent.ajv 0.4785%
- not-a-virus:AdWare.Win32.FunWeb.di 0.4785%
- Backdoor.Win32.Sheldor.bj 0.4785%
- Trojan-Dropper.Win32.TDSS.bzd 0.4785%
AS Pimpin Serangan Cyber Dunia
Demikian penilaian yang diungkap perusahaan sekuriti SecureWorks dalam pengamatannya selama enam bulan terakhir. Berbeda dengan AS, India justru mendapat nilai paling 'bersih' dengan rasio 0,05.
Riset ini memang tidak menghitung seluruh negara di dunia. Hanya memilih 16 negara yang dianggap memiliki penetrasi komputer yang besar.
SecureWorks melakukan perhitungan berdasarkan jumlah percobaan serangan yang dikumpulkan sejak Januari hingga Juli 2010. Data tersebut kemudian disaring berdasarkan alamat IP dan jumlah PC per negara yang diteliti.
Nah, dari data-data itulah nama AS muncul di posisi pertama. AS diprediksi memiliki 265,7 juta unit PC dan percobaan serangan sebanyak 441 juta serangan dalam kurun waktu 6 bulan terakhir. Dari dua angka di ataslah rasio 1,6 itu ditetapkan.
China yang selama ini dikenal sebagai sarangnya para penjahat cyber justru mendapat nilai yang 'lumayan'. Diprediksi memiliki jumlah PC 102,7 unit dan 20,6 juta percobaan serangan, Negeri Tirai Bambu itu menempati posisi ke-7 dengan rasio 0,2.
Hasil di luar dugaan justru diterima Korea Selatan, yang memiliki rasio cukup tinggi, yakni 0,8 sehingga didapuk pada posisi ke-2 di bawah AS.
Negara lain yang juga ikut masuk dalam penilaian adalah Rusia (dengan rasio 0,52), Taiwan (0,3), Kanada (0,29), Jepang (0,21), China (0,2), Spanyol (0,15), Meksiko (0,13), Italia (0,13), Inggris (0,1), Prancis (0,1), Brasil (0,08), Jerman (0,07), dan Belanda (0,05).
Jon Ramsey, CTO dari SecureWorks mengatakan, berbagai hal melatarbelakangi terjadinya percobaan serangan yang dilakukan para pelaku. Mulai dari kecepatan internet yang mereka dapatkan, peran serta ISP setempat hingga sosialisasi edukasi soal keamanan berinternet yang ada di masing-masing negara.
AS Siap 'Serang' Situs-Situs Asing
Hal itu disampaikan Joe Biden, Wakil Presiden AS, s. Menurut Biden, apa yang dilakukan situs-situs asing yang menjual produk bajakan karya produsen di AS adalah sama saja dengan pencurian.
"Tak berbeda dengan orang berjalan di Fifth Avenue dan memecahkan jendela Tiffany's lalu mengambil apa saja yang ada di situ," ujar Biden membuat perumpamaan dengan merujuk pada toko perhiasan Tiffany's yang ada di jalan Fifth Avenue, New York.
Biden tak menyebutkan nama situs yang akan jadi sasaran tembak AS. Namun ia menegaskan akan menekan pemerintahan tempat situs-situs itu berada dengan mengungkapnya secara blak-blakan.
"Saat kami menunjukkan pada pemerintah negara asing akan adanya oknum yang melakukan bisnis ilegal di wilayah mereka, adalah tanggungjawab pemerintahan negara itu untuk merespon," tutur Biden.
Tidak disebutkan sanksi apa yang akan dikenakan AS pada negara yang tidak mau merespon dengan menutup situs yang dimaksud. Selama ini US Trade Representative Office disebut telah melakukan berbagai upaya untuk menutup situs yang ada di Russia, China dan beberapa negara lain.