Hosting Terbaik
| Rank | Hosting Company | Market Share | Total Domains |
|---|---|---|---|
| 1 | MASTERWEBNET.COM | 12.1721 % | 19,705 |
| 2 | IDWEBHOST.COM | 10.8354 % | 17,541 |
| 3 | MASTERWEB.NET | 8.535 % | 13,817 |
| 4 | EAZYSMART.COM | 6.5182 % | 10,552 |
| 5 | RUMAHWEB.COM | 6.1512 % | 9,958 |
| 6 | ARDHOSTING.COM | 4.5927 % | 7,435 |
| 7 | KOTAHOSTING.COM | 2.3702 % | 3,837 |
| 8 | IDWEBSPACE.NET | 2.0144 % | 3,261 |
| 9 | QWORDS.COM | 2.002 % | 3,241 |
| 10 | JAGOANHOSTING.COM | 1.9699 % | 3,189 |
| 11 | PLASAHOSTING.COM | 1.7858 % | 2,891 |
| 12 | PASARHOSTING.INFO | 1.2546 % | 2,031 |
| 13 | IMEDIABIZ.COM | 1.2169 % | 1,970 |
| 14 | JAKHOSTER.COM | 1.1533 % | 1,867 |
| 15 | PANDANARAN.COM | 1.1224 % | 1,817 |
| | |||
Selengkapnya bisa di lihat di sini atau di sini
About Spyware
Spyware and adware programs have become constant threats to computer users. Spyware as well as adware programs work their way into computers and can become a hassle and may even do damage in a variety of ways. In such cases, an adware or spyware removal tool may be used to protect computers from such threats and keep it safe from further damage.
In essence, there is a fine line whether a malicious program can be called either an adware or a spyware. An adware is usually considered as a legitimate alternative offered by software companies to consumers who do not wish to pay for a software product. An adware can be distributed as a program, game or software utility designed and distributed as freeware.
There are cases where adware programs that are considered as freeware have features and functions that are blocked until you pay in order to register it. As freeware, most or all features are enabled for use but may have sponsored advertisements that come along with them while the freeware is being used. These sponsored advertisements usually run in a small section of the software interface or it can be displayed as a pop-up ad box on your PC. When you stop running the software, the ads should disappear.
There are times that these ads frequently pop-up on your desktop when you least expect them to. Such adware programs may suddenly come as you are doing some important work on your PC and may become somewhat of a hassle. Try as you might, you cannot find a way disable them and stop distracting you.
For the distraction that they cause, some adware programs would try to force their way into bombarding you with ads even though you do not wish to buy any of the product that they offer. You begin to lose control of your computer and may not be able to do your job well on your PC because of some adware nuisance, as remedy, you might need an adware removal tool for this.
Spy ware, on the other hand, can be a hassle to a computer user in a different sort of way. A spyware may work and look like an adware but is usually a separate program. The functions of a certain spyware program can be malicious and may secretly work its havoc without you ever noticing it. They can be installed by posing as a freeware that is offering a computer user something useful. Once the freeware has been downloaded, the spyware may then find its way into your computer and do its dirty deed.
Spyware programs usually try to monitor your online activity and transmit that information to the spyware propagator. Some spyware programs will force your PC to download a certain software product even if you don’t want it. Some more malicious spyware programs even go to the extent of monitoring your keystrokes which makes it possible for some spyware propagators to record and find out about sensitive computer information such as passwords, credit card numbers and email addresses.
Some spyware programs are so sophisticated that they can snoop inside a computer user’s hard drive, spread its way into other computers, change and download software into a computer or even damage a PC’s internal system. In order to remedy such a threat, a computer should have an updated and effective spyware removal tool in order to get rid of such malicious and pesky programs.
Daftar Website Penyedia Driver Laptop
Sebelum mencari driver notebook/laptop hal penting yang perlu diketahui adalah merk dan tipe produk tersebut. Merk biasanya tertulis di dekat layar LCD, di cover depan atau di sekitar keyboard termasuk juga tipe. Sering juga tipe tertera di bagian bawah notebook baik yang dituliskan dalam sticker atau langsung tertulis di laptopnya.
Dengan mengetahui merk dan tipe notebook/laptop, maka coba mencari driver dari venfor resmi sebagai berikut :
* Acer ( TravelMate, Extensa, Ferrari, Aspire) : http://support.acer-euro.com/drivers/downloads.html
* ASUS, Asus eee : http://support.asus.com/download/download.aspx?SLanguage=en-us
* Compaq ( Evo, Armada, Concerto, Mini, LTE, Presario, dll) : http://h20180.www2.hp.com/apps/Nav?h_pagetype=s-002&h_lang=en&h_cc=us&h_product=82710&h_client=S-A-R163-1&h_page=hpcom〈=en&cc=us
* HP ( Pavilion, Omnibook, HP Compaq, dll) : http://h20180.www2.hp.com/apps/Nav?h_pagetype=s-002&h_lang=en&h_cc=us&h_product=82710&h_client=S-A-R163-1&h_page=hpcom〈=en&cc=us
* Lenovo (ThinkPad, IdeaPad, 3000 series) : http://www-307.ibm.com/pc/support/site.wss/product.do?doctypeind=9&template=/productselection/landingpages/downloadsDriversLandingPage.vm&sitestyle=lenovo
* Toshiba ( Dynabook, Portege, Tecra, Satellite, Qosmio, Libretto ) : http://pc.toshiba-asia.com/Laine/public/driverDownload.action?a=driverDl¤tTab=service
* Dell ( Inspiron, Latitude, Precision, Studio, Vostro, XPS,Studio XPS) : http://support.dell.com/support/downloads/index.aspx?c=us&l=en&s=gen
* Sony ( VAIO: FJ Series, UX, TZ, NR, SZ, CR, FZ, dan AR series): http://www.sony.co.id/section/downloads
* Axioo ( Zetta, PICO, ORIS, Neon, HDD) : driver download, manual, BIOS
* Forsa (Carnaval, Debut, TravelPac ) : http://www.forsa.co.id/downloads.aspx
* BenQ (Joybook ) : http://www.benq.com/products/joybook/
* MSI (Micro-Star International): http://asia.msi.com/index.php?func=downloadindex
* Advan: http://advandigital.com/download.php
* BYON : http://www.byon.co.id/support/index.php?act=driver
* Zyrex : Download driver 1, driver 2
* NEC (Versa, LitePad, Classic, LX, SX dll) : Download driver (pilih Notebook yang sessuai terlebih dulu)
* A*note : http://www.a-note.com/
* ION : http://ion.co.id/download/index.php
Update terakhir link-link ini masih bisa di akses....
Tips Mempercepat Laju Komputer
Ada dua tips yang bisa anda gunakan untuk mempercepat laju komputer anda pertama anda bisa menset nya di bagian registry dan di aplikasi control panel.
Langkah Setingan Pada Registry :
ketik kan regedit pada run lalu tekan ok lalu pilih menu HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CURRENTCONTROLSET\CONTROL\SESION MANAGER\MEMORY MANAGEMENT
Lalu pada disable paging executive nya pilih : 1 (defaultnya 0)
Mempercepat browsing folder
Pada saat kita membuka folder, XP secara otomatis mencari file network dan printer, sehingga terjadi delay sebentar. Untuk mematikan fitur ini caranya adalah
Open My Computer
Click on Tools menu
Click on Folder Options
Click on the View tab.
Uncheck the Automatically search for network folders and printers check box
Click Apply
Click Ok
Reboot your computer
Semoga Tutorial ini bermanfaat bagi yang punya masalah pada komputer yang lambat "TERIMA KASIH"
Microsoft: Jangan Tekan F1 Saat Browsing
sebuah kelemahan telah ditemukan pada VBScript. Tepatnya, kelemahan ini akan berpengaruh pada komputer yang menjalankan Windows XP dan browser Internet Explorer (IE).
Kelemahan ini bisa dieksploitasi ketika pengguna menekan tombol F1. Tombol itu biasanya digunakan untuk memanggil fungsi bantuan (Help Menu) pada aplikasi Windows.
"Jika sebuah situs jahat menampilkan Dialog Box yang dibuat khusus dan pengguna menekan F1, sebuah kode jahat bisa dijalankan di komputer pengguna sesuai dengan otoritas pengguna tersebut," demikian peringatan dari Microsoft.
Nah, beberapa cara ditawarkan Microsoft untuk mencegah kelemahan ini menyerang komputer:
* Jangan menekan F1 saat diminta oleh situs tertentu
* Matikan akses ke Windows Help
* Ubah aturan pengamanan IE menjadi 'High' untuk memblokir ActiveX
* Atur IE agar memberi peringatan saat hendak menjalankan ActiveX
Sekali lagi, celah ini berpengaruh pada komputer yang menjalankan browser Internet Explorer pada sistem operasi Microsoft Windows XP. Pengguna sistem operasi atau piranti lunak browser lain tak akan terpengaruh.
Beberapa Cara Ngehack Website
Dalam dunia hacking (tepatnya cracking ding!?) dikenal beberapa jenis serangan terhadap
server. Berikut ini jenis-jenis serangan dasar yang dapat dikelompokkan dalam minimal 6
kelas, yaitu:
Intrusion
Pada jenis serangan ini seorang cracker (umumnya sudah level hacker) akan dapat
menggunakan sistem komputer server. Serangan ini lebih terfokus pada full access granted
dan tidak bertujuan merusak. Jenis serangan ini pula yg diterapkan oleh para hacker untuk
menguji keamanan sistem jaringan mereka. Dilakukan dalam beberapa tahap dan tidak dalam
skema kerja spesifik pada setiap serangannya (dijelaskan pada artikel lain).
Hacking is an Art!? =)
Denial of Services (DoS)
Penyerangan pada jenis DoS mengakibatkan layanan server mengalami stuck karena kebanjiran
request oleh mesin penyerang. Pada contoh kasus Distributed Denial of Services (DDoS)
misalnya; dengan menggunakan mesin-mesin zombie, sang penyerang akan melakukan packeting
request pada server secara serentak asimetris dan simultan sehingga buffer server akan
kelabakan menjawabnya!? Stuck/hung akan menimpa server. Jadi bukan server lagi namanya!?
(servicenya mati masak dibilang server? hehehe....)
Joyrider
Nah, ini namanya serangan iseng!? Karena kebanyakan baca novel-novel hacking dan gak bisa
belajar benar, isenglah jadinya nyoba-nyoba nyerang pake ilmu-ilmu instan super cepat
(istilahnya 'onani' dimesin orang). Atau dengan alasan pengen tau isinya mesin orang!? =).
Yang jelas serangan jenis ini rata-rata karena rasa ingin tau, tapi ada juga yang sampe
menyebabkan kerusakan atau kehilangan data.
Vandal
Jenis serangan spesialis pengrusak!? nothing else to explain mbah!? =)
Scorekeeper
Serangan yang bertujuan mencapai reputasi hasil cracking terbanyak. Biasanya hanya
berbentuk deface halaman web (index/nambah halaman) dengan memampangakan NickName dan
kelompok tertentu. Sebagian besar masih tidak perduli dengan isi mesin sasarannya =).
Saat ini jenis penyerang ini lebih dikenal dengan sebutan WannaBe/Script kiddies.
Spy
Tiga hurup saja. Jenis serangan untuk memperoleh data atau informasi rahasia dari mesin
target. Biasanya menyerang pada mesin-mesin dengan aplikasi database didalamnya. Kadang
kala suatu perusahaan menyewa 'mata-mata' untuk mencuri data perusahaan rivalnya
1. IP Spoofing
IP Spoofing juga dikenal sebagai Source Address Spoofing, yaitu pemalsuan alamat IP attacker sehingga
sasaran menganggap alamat IP attacker adalah alamat IP dari host di dalam network bukan dari luar
network. Misalkan attacker mempunyai IP address type A 66.25.xx.xx ketika attacker melakukan
serangan jenis ini maka Network yang diserang akan menganggap IP attacker adalah bagian dari
Networknya misal 192.xx.xx.xx yaitu IP type C. IP Spoofing terjadi ketika seorang attacker ‘mengakali’
packet routing untuk mengubah arah dari data atau transmisi ke tujuan yang berbeda. Packet untuk
routing biasanya di transmisikan secara transparan dan jelas sehingga membuat attacker dengan mudah
untuk memodifikasi asal data ataupun tujuan dari data. Teknik ini bukan hanya dipakai oleh attacker
tetapi juga dipakai oleh para security profesional untuk men tracing identitas dari para attacker.
2. FTP Attack
Salah satu serangan yang dilakukan terhadap File Transfer Protocol adalah serangan buffer overflow yang
diakibatkan oleh malformed command. tujuan menyerang FTP server ini rata-rata adalah untuk
mendapatkan command shell ataupun untuk melakukan Denial Of Service.
Serangan Denial Of Service akhirnya dapat menyebabkan seorang user atau attacker untuk mengambil
resource didalam network tanpa adanya autorisasi, sedangkan command shell dapat membuat seorang
attacker mendapatkan akses ke sistem server dan file-file data yang akhirnya seorang attacker bisa
membuat anonymous root-acces yang mempunyai hak penuh terhadap system bahkan network yang
diserang.
Tidak pernah atau jarang mengupdate versi server dan mempatchnya adalah kesalahan yang sering
dilakukan oleh seorang admin dan inilah yang membuat server FTP menjadi rawan untuk dimasuki.
Sebagai contoh adalah FTP server yang populer di keluarga UNIX yaitu WU-FTPD yang selalu di
upgrade dua kali dalam sehari untuk memperbaiki kondisi yang mengizinkan terjadinya bufferoverflow
Mengexploitasi FTP juga berguna untuk mengetahui password yang terdapat dalam sistem, FTP Bounce
attack(menggunakan server ftp orang lain untuk melakukan serangan), dan mengetahui atau mensniff
informasi yang berada dalam sistem.
3. Unix Finger Exploits
Pada masa awal internet, Unix OS finger utility digunakan secara efficient untuk men sharing informasi
diantara pengguna. Karena permintaan informasi terhadap informasi finger ini tidak menyalahkan
peraturan, kebanyakan system Administrator meninggalkan utility ini (finger) dengan keamanan yang
sangat minim, bahkan tanpa kemanan sama sekali. Bagi seorang attacker utility ini sangat berharga untuk
melakukan informasi tentang footprinting, termasuk nama login dan informasi contact. Utility ini juga
menyediakan keterangan yang sangat baik tentang aktivitas user didalam sistem, berapa lama user berada
dalam sistem dan seberapa jauh user merawat sistem.
Informasi yang dihasilkan dari finger ini dapat meminimalisasi usaha cracker dalam menembus sebuah
sistem. Keterangan pribadi tentang user yang dimunculkan oleh finger daemon ini sudah cukup bagi
seorang atacker untuk melakukan social engineering dengan menggunakan social skillnya untuk
memanfaatkan user agar ‘memberitahu’ password dan kode akses terhadap system.
4. Flooding & Broadcasting
Seorang attacker bisa menguarangi kecepatan network dan host-host yang berada di dalamnya secara
significant dengan cara terus melakukan request/permintaan terhadap suatu informasi dari sever yang bisa
menangani serangan classic Denial Of Service(Dos), mengirim request ke satu port secara berlebihan
dinamakan flooding, kadang hal ini juga disebut spraying. Ketika permintaan flood ini dikirim ke semua
station yang berada dalam network serangan ini dinamakn broadcasting. Tujuan dari kedua serangan ini
adalah sama yaitu membuat network resource yang menyediakan informasi menjadi lemah dan akhirnya
menyerah.
Serangan dengan cara Flooding bergantung kepada dua faktor yaitu: ukuran dan/atau volume (size and/or
volume). Seorang attacker dapat menyebabkan Denial Of Service dengan cara melempar file berkapasitas
besar atau volume yang besar dari paket yang kecil kepada sebuah system. Dalam keadaan seperti itu
network server akan menghadapi kemacetan: terlalu banyak informasi yang diminta dan tidak cukup
power untuk mendorong data agar berjalan. Pada dasarnya paket yang besar membutuhkan kapasitas
proses yang besar pula, tetapi secara tidak normal paket yang kecil dan sama dalam volume yang besar
akan menghabiskan resource secara percuma, dan mengakibatkan kemacetan.
5. Fragmented Packet Attacks
Data-data internet yang di transmisikan melalui TCP/IP bisa dibagi lagi ke dalam paket-paket yang hanya
mengandung paket pertama yang isinya berupa informasi bagian utama( kepala) dari TCP. Beberapa
firewall akan mengizinkan untuk memroses bagian dari paket-paket yang tidak mengandung informasi
alamat asal pada paket pertamanya, hal ini akan mengakibatkan beberapa type system menjadi crash.
Contohnya, server NT akan menjadi crash jika paket-paket yang dipecah(fragmented packet) cukup untuk
menulis ulang informasi paket pertama dari suatu protokol.
6. E-mail Exploits
Peng-exploitasian e-mail terjadi dalam lima bentuk yaitu: mail floods, manipulasi perintah (command
manipulation), serangan tingkat transportasi(transport level attack), memasukkan berbagai macam kode
(malicious code inserting) dan social engineering(memanfaatkan sosialisasi secara fisik). Penyerangan email
bisa membuat system menjadi crash, membuka dan menulis ulang bahkan mengeksekusi file-file
aplikasi atau juga membuat akses ke fungsi fungsi perintah (command function).
7. DNS and BIND Vulnerabilities
Berita baru-baru ini tentang kerawanan (vulnerabilities) tentang aplikasi Barkeley Internet Name Domain
(BIND) dalam berbagai versi mengilustrasikan kerapuhan dari Domain Name System (DNS), yaitu krisis
yang diarahkan pada operasi dasar dari Internet (basic internet operation).
8. Password Attacks
Password merupakan sesuatu yang umum jika kita bicara tentang kemanan. Kadang seorang user tidak
perduli dengan nomor pin yang mereka miliki, seperti bertransaksi online di warnet, bahkan bertransaksi
online dirumah pun sangat berbahaya jika tidak dilengkapi dengan software security seperti SSL dan PGP.
Password adalah salah satu prosedur kemanan yang sangat sulit untuk diserang, seorang attacker mungkin
saja mempunyai banyak tools (secara teknik maupun dalam kehidupan sosial) hanya untuk membuka
sesuatu yang dilindungi oleh password. Ketika seorang attacker berhasil mendapatkan password yang
dimiliki oleh seorang user, maka ia akan mempunyai kekuasaan yang sama dengan user tersebut. Melatih
karyawan/user agar tetap waspada dalam menjaga passwordnya dari social engineering setidaknya dapat
meminimalisir risiko, selain berjaga-jaga dari praktek social enginering organisasi pun harus mewaspadai
hal ini dengan cara teknikal. Kebnayakan seranagn yang dilakukan terhadap password adalah menebak
(guessing), brute force, cracking dan sniffing.
9.Proxy Server Attacks
Salah satu fungsi Proxy server adalah untuk mempercepat waktu response dengan cara menyatukan
proses dari beberapa host dalam suatu trusted network. Dalam kebanyakan kasus, tiap host mempunyai
kekuasan untuk membaca dan menulis (read/write) yang berarti apa yang bisa saya lakukan dalam sistem
saya akan bisa juga saya lakukan dalam system anda dan sebaliknya.
10. Remote Command Processing Attacks
Trusted Relationship antara dua atau lebih host menyediakan fasilitas pertukaran informasi dan resource
sharing. Sama halnya dengan proxy server, trusted relationship memberikan kepada semua anggota
network kekuasaan akses yang sama di satu dan lain system (dalam network).
Attacker akan menyerang server yang merupakan anggota dari trusted system. Sama seperti kerawanan
pada proxy server, ketika akses diterima, seorang attacker akan mempunyai kemampuan mengeksekusi
perintah dan mengkases data yang tersedia bagi user lainnya.
11. Remote File System Attack
Protocol-protokol untuk tranportasi data –tulang punggung dari internet— adalah tingkat TCP (TCPLevel)
yang mempunyai kemampuan dengan mekanisme untuk baca/tulis (read/write) Antara network
dan host. Attacker bisa dengan mudah mendapatkan jejak informasi dari mekanisme ini untuk
mendapatkan akses ke direktori file.
12. Selective Program Insertions
Selective Program Insertions adalah serangan yang dilakukan ketika attacker menaruh program-program
penghancur, seperti virus, worm dan trojan (mungkin istilah ini sudah anda kenal dengan baik ☺) pada
system sasaran. Program-program penghancur ini sering juga disebut malware. Program-program ini
mempunyai kemampuan untuk merusak system, pemusnahan file, pencurian password sampai dengan
membuka backdoor.
13. Port Scanning
Melalui port scanning seorang attacker bisa melihat fungsi dan cara bertahan sebuah system dari berbagai
macam port. Seorang atacker bisa mendapatkan akses kedalam sistem melalui port yang tidak dilindungi.
Sebaia contoh, scaning bisa digunakan untuk menentukan dimana default SNMP string di buka untuk
publik, yang artinya informasi bisa di extract untuk digunakan dalam remote command attack.
14.TCP/IP Sequence Stealing, Passive Port Listening and Packet
Interception
TCP/IP Sequence Stealing, Passive Port Listening dan Packet Interception berjalan untuk mengumpulkan
informasi yang sensitif untuk mengkases network. Tidak seperti serangan aktif maupun brute-force,
serangan yang menggunakan metoda ini mempunyai lebih banyak kualitas stealth-like.
15. HTTPD Attacks
Kerawanan yang terdapat dalam HTTPD ataupun webserver ada lima macam: buffer overflows, httpd
bypasses, cross scripting, web code vulnerabilities, dan URL floods.
HTTPD Buffer Overflow bisa terjadi karena attacker menambahkan errors pada port yang digunakan
untuk web traffic dengan cara memasukan banyak carackter dan string untuk menemukan tempat
overflow yang sesuai. Ketika tempat untuk overflow ditemukan, seorang attacker akan memasukkan
string yang akan menjadi perintah yang dapat dieksekusi. Bufer-overflow dapat memberikan attacker
akses ke command prompt.